Pemkot Pontianak Akan Bangun Pusat Kuliner Malam, Pacu Ekonomi Pariwisata

beberapa tempat yang dapat dijadikan pusat kuliner, di antaranya Jalan Juanda, Jl Sisingamangaraja, serta bekas Terminal Kampung Bali.

Pemkot Pontianak Akan Bangun Pusat Kuliner Malam, Pacu Ekonomi Pariwisata
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Wali Kota Edi Kamtono saat mencicipi durian di halaman parkir A Yani Megamal pada Festival Durian Bumi Khatulistiwa 2019. 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Syahroni

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Untuk urusan makanan, Kota Pontianak seakan enggak ada matinya. Wisatawan tidak bakal kelaparan karena setiap jam ada warung makan mak nyus yang siap melayani pembeli.

Sejumlah warung atau rumah makan ada yang buka dari pagi hingga ke pagi lagi. Bisa dibilang, selain Kota Khatulistiwa, Pontianak ini juga mulai dikenal sebagai kota kuliner.

Menyadari potensi ini Pemerintah Kota Pontianak akan membangun pusat wisata kuliner malam.

"Kami sedang mengkaji beberapa tempat yang dapat dijadikan pusat kuliner, di antaranya Jalan Juanda, Jl Sisingamangaraja, serta bekas Terminal Kampung Bali," kata Kepala Bidang Tata Ruang dan Pengendalian Dinas PUPR Kota Pontianak, Alfri, Minggu (27/10/2019).

Baca: Pemkot Pontianak Sukses Raih Anugerah Pandu Negeri, Kelola Pemerintahan Terbaik

Baca: Ibu Rumah Tangga di Pontianak Ini Raih Hadiah Rumah Jalan Sehat Nasional, Mega: Serasa Mimpi

Dikatakan Afri, konsep wisata kuliner malam tersebut telah diinstruksikan wali Kota Pontianak, Edi R Kamtono untuk dilakukan pengkajian.

"Pak Wali inginnya ke depan Kota Pontianak mempunyai pusat kuliner malam hari dan diharapkan menjadi pusat tujuan orang yang berkunjung," ucap Alfri.

Ditegaskannya penempatan pusat kuliner ini bisa juga bisa di lokasi lain, karena masih akan dikaji terkait lalulintas serta aspek lainnya.

"Kita akan memaksimalkan fasilitas umum asum dan fasilitas sosial yang ada untuk mendapatkan manfaat lebih," pungkasnya.

Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menjelaskan Kota Pontianak tidak mempunyai sumber daya alam sebagai andalan untuk pemasukan daerah, maka inovasi-inovasi harus terus digalakan khususnya di bidang perdagangan dan jasa sehingga bisa memberikan pemasukan bagi daerah.

"Kota ini minim Sumber Daya Alam (SDA), Sudah sepantasnya kita mancari sumber-sumber pemasukan dan pengembangan ekonomi kota," ucap Edi Kamtono

Halaman
12
Penulis: Syahroni
Editor: Didit Widodo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved