KNPI Kalbar Desak Menteri Pemuda dan Olahraga Selesaikan Konflik Kepengurusan KNPI di 100 Hari Kerja

Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) adalah rumah bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang merupakan ruang konsolidasi

TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Wakil Ketua Bidang Politik, Penggalangan Opini, dan Publikasi DPD KNPI Kalbar, Glorio Sanen, Minggu (27/10/2019). 

KNPI Kalbar Desak Menteri Pemuda dan Olahraga Selesaikan Konflik Kepengurusan KNPI di 100 Hari Kerja

SINGKAWANG - Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) adalah rumah bersama Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang merupakan ruang konsolidasi yang tepat untuk memajukan Indonesia yang saat ini memiliki beberapa kepengurusan.

"DPD KNPI Kalimantan Barat meminta Bapak Zainudi Amali, Menteri Pemuda dan Olahraga untuk menyelesaikan permasalahn kepengurusan KNPI dalam 100 hari kerjanya," kata Wakil Ketua Bidang Politik, Penggalangan Opini, dan Publikasi DPD KNPI Kalbar, Glorio Sanen, Minggu (27/10/2019).

Tema Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 Tahun 2019 adalah Bersatu Kita Maju.

Momentum peringatan Sumpah Pemuda tersebut digunakan untuk mengevaluasi kebijakan pemerintah atas keberpihakan kepada pemuda dan refeleksi bagi pemuda Indonesia atas kontribusi nyatanya bagi bangsa Indonesia

Kabinet Indonesia Maju adalah Pemerintahan Indonesia Pimpinan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, harus mampu menggunakan kekuatan pemuda untuk mewujudkan visi dan misinya.

Baca: KNPI Kalbar Ajak Pemuda Sungai Kakap Proaktif Bangun Desa

Baca: Ratusan Pemuda Mempawah Ikut Karnaval Semarakkan Hari Sumpah Pemuda ke 91

"Bonus demografi yang dialami Indonesia saat ini merupakan modal utama untuk pembangunan, namun jika pengelolaanya tidak tepat, maka justru menjadi penghambat pembangunan," ujarnya.

Lebih lanjut Ia menerangkan, tantangan pemuda setiap masa berbeda sehingga melakukan potret tantangan diperlukan.

Saat ini kondisi global sangat mempengaruhi dalam negeri, sehingga pemuda Indonesia harus melihat kondisi ditingkat global baik disektor ekonomi dan sosial politik.

Pemerintah harus hadir pada pemuda Indonesia dan kebijakan pemerintah harus memperhatikan keberlanjutan berbangsa dan bernegara. Pemuda juga diberikan ruang dan didukung untuk terus berinovasi,

"Momentum peringatan Sumpah Pemuda inilah saatnya menyatakan pemuda adalah pemimpin masa kini yang berkontribusi memajukan Indonesia," tuturnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved