Disebut Bupati Citra Tak Pernah Tinjau Karhutla di Kayong Utara, Ini Alasan BPBD Kalbar

Judan menanggapi pernyataan Bupati Citra Duani yang menyebut mereka tidak pernah meninjau Karhutla di Kayong Utara.

Disebut Bupati Citra Tak Pernah Tinjau Karhutla di Kayong Utara, Ini Alasan BPBD Kalbar
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONO
Kepala Bidang Penanggulangan Kebencanaan BPBD Kalbar, Judan 

Disebut Bupati Citra Tak Pernah Tinjau Karhutla di Kayong Utara, Ini Alasan BPBD Kalbar

KAYONG UTARA - Kepala Bidang Penanggulangan Kebencanaan BPBD Kalbar, Judan menanggapi pernyataan Bupati Citra Duani yang menyebut mereka tidak pernah meninjau Karhutla di Kayong Utara.

Judan beralasan, bila tidak ada permintaan bantuan dari kabupaten/kota, pihaknya tidak dapat turun secara tiba-tiba ke daerah.

Sebab, kata Judan, anggaran yang mereka miliki terbatas.

"Karena di kabupaten/kota ada juga BPBD-nya. Kecuali kalau mereka minta bantu, baik itu peralatan atau sekaligus dengan tenaganya, itu kami bisa turun. Itulah fungsi koordinasinya," terang Judan di Sukadana, Kamis (24/10/2019).

Judan menerangkan, ada Standar Operasional Prosedur (SOP) yang mesti mereka penuhi bila akan meninjau ke daerah.

Baca: Bupati Citra Sebut BPBD Kalbar Tak Pernah Tinjau Karhutla di Kayong Utara

Baca: Cegah Karhutla, KPH Kubu Raya Mantap Kembangkan Desa Percontohan

Baca: Terinspirasi dari Karhutla, Cyndika Juarai Desain Fashion

"Ada SOP-nya. Kalau kita turun, kalau SPT (Surat Perintah Tugas) kita tidak bisa untuk turun, kita tidak ada uang operasional," jelas Judan.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Kayong Utara, Citra Duani menyebut Badan Penaggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kalimantan Barat tidak pernah meninjau Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) yang terjadi di Kayong Utara selama Agustus-September 2019 lalu.

Menurut Citra, selama Karhutla melanda sejumlah wilayah di Kayong Utara, tidak ada satu pun dari pihak BPBD yang datang meninjau.

"Jadi maksud kita itu, supaya mereka-mereka ini tahu dengan kondisi di lapangan, sehingga bisa nyampaikan kepada pimpinan bahwa di Kayong Utara itu gambutnya tebal sampai lebih lima meter, bahkan ada sampai belasan meter," kata Citra di Sukadana, Kamis (24/10/2019).

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved