Akhiri Kekerasan Perempuan dan Anak, PPPA Kalbar Perkuat Program Three Ends

Three Ends menjadi program yang diharapkan bisa merangkul semua elemen anak negeri untuk bergerak bersama mengatasi masalah ini

Penulis: Anggita Putri | Editor: Didit Widodo
© Rudolf / Global Look Press
Ilustrasi | Kekerasan terhadap anak bawah umur. 

Dalam hal ini selain pemerintah, partisipasi dan keterlibatan aktif dari kalangan dunia usaha sebagai lembaga masyarakat juga merupakan satu elemen penting yang dapat mendukung program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Oleh karena itu Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat sangat menyambut baik kegiatan kemitraan Strategis Berkelanjutan Antara Dunia Usaha Dengan Lembaga Masyarakat Untuk Kesejahteraan Perempuan dan Anak di Provinsi Kalbar.

"Dengan segala keterbatasan Pemerintah Kalbar untuk penanganan perempuan dan anak perlu kemitraan yang kuat dengan lembaga masyarakat, salah satu diantaranya adalah dengan PUSPA," ujarnya.

Selain itu ia katakan pemerintah berharap dunia usaha juga dapat terus berperan aktif dalam mendukung upaya mewujudkan kesetaraan gender dengan menjalankan operasi bisnis yang menghormati hak asasi manusia, termasuk hak asasi perempuan dan hak Anak, serta mendukung UMKM yang sebagian besar di kelola dan memiliki pekerja perempuan.

"Selain itu dunia usaha juga diharapkan dapat berkontribusi aktif melakukan ketiga strategi ini yang kita sebut Three Ends," ujarnya.

Selain itu, dengan potensi dan peran yang dimilikinya seperti melalui program CSR (Corporate Social Responslbmty) yaitu program pengembangan masyarakat yang mampu memberdayakan dan meningkatkan taraf kehidupan masyarakat secara sosial-ekonomi.

Salah satu bentuk aktualisasi CSR adalah community development atau kegiatan yang secara langsung melibatkan perusahaan untuk memperbaiki derajat kehidupan masyarakat, dengan programnya yang didedikasikan pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

"Untuk itu dukungan dan partisipasi dari kalangan dunia usaha merupakan salah satu langkah strategis guna memaksimalkan dan meringankan penyelesaian persoalan serta mewujudkan kesejahteraan perempuan dan anak," pungkasnya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved