VIDEO: Speed Terapung Inovasi Pedagang Taman Alun Kapuas
Taman Alun Kapuas yang diresmikan beberapa tahun silam telah melarang pedagang kaki lima (PKL) untuk menjajakan dagangan mereka di area taman.
Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Maudy Asri Gita Utami
VIDEO: Speed Terapung Inovasi Pedagang Taman Alun Kapuas
PONTIANAK - Speed terapung menjadi sarana berjualan warga Pontianak di sepanjang Taman Alun Kapuas.
Taman Alun Kapuas yang diresmikan beberapa tahun silam telah melarang pedagang kaki lima (PKL) untuk menjajakan dagangan mereka di area taman.
Larangan ini menimbulkan inovasi terbaru dari para pedagang untuk membuat speed terapung sebagai sarana berjualan di tepian Taman Alun Kapuas.
Baca: VIDEO: Kapal Wisata Taman Alun Kapuas Sudah SNI, Dilengkapi Berbagai Fasilitas
Baca: VIDEO: Susuri Keindahan Sungai Kapuas Pontianak dengan Kapal Wisata
Satu di antara pedangan yang menggunakan speed terapung yakni Nazwa, untuk menuju Taman Alun Kapuas dirinya harus manaeik speed terapung tersebut menggunakan sampan dari Keraton Kadariah hingga ke tepian Taman Alun Kapuas.
Untuk sampai ke Taman Alun Kapuas diperlukan waktu sekitar 10-15 menit ketika air pasang, dan jika air sedang surut ia bisa menghabiskan waktu hampir satu jam untuk sampai di Taman Alun Kapuas.
Di speed terapung, ia menjual sosis goreng atau bakar, jagung bakar dan minuman ringan lainnya.
Dan tak jarang ia merasa mabuk laut akibat speed yang bergoyang-goyang.
"Kadang waktu ada kapal besar lewat, gelombangnya besar jadi guncangannya juga besar dan saya sering mabuk juga. Kalau berjualan harus berdiri, kalau duduk bisa mabuk karena saya belum terbiasa," ungkapnya sembari memanggang sosis.
Saksikan selengkapnya dalam video di atas. (*)
Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak