Polres Ketapang Gelar Doa Bersama untuk Kedamaian di Ketapang

Digelar untuk mendoakan pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI yang akan dilaksanakan hari Minggu kemarin.

Polres Ketapang Gelar Doa Bersama untuk Kedamaian di Ketapang
TRIBUNPONTIANAK/NUR IMAM SATRIA
Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat saat memberikan imbauan untuk menjaga keamanan, ketentraman dan kedamaian kepada jamaah yang hadir pada salat subuh berjamaah dan doa bersama yang digelar di Masjid An Nur Polres Ketapang, Minggu (20/10). 

Polres Ketapang Gelar Doa Bersama untuk Kedamaian di Ketapang

KETAPANG - Kepolisian Resor (Polres) Ketapang menggelar salat subuh berjamaah dan doa bersama yang diikuti oleh anggota Polres Ketapang, jamaah subuh keliling, tokoh masyarakat, warga serta dihadiri juga Wakil Bupati Ketapang, H Suprapto.

Kegiatan yang berlangsung di Masjid An Nur Polres Ketapang, Minggu (20/10/2019) pukul 05.00 WIB.

Kapolres Ketapang, AKBP Yury Nurhidayat, S.IK.,MH, mengatakan kegiatan salat subuh berjamaah dan doa bersama ini mengangkat tema untuk Indonesia yang aman, ramai dan sejahtera dan diadakan dengan tujuan untuk mewujudkan situasi dan kondisi di Indonesia, khususnya di Kota Ketapang agar selalu aman dan kondusif.

Baca: Jelang Pelantikan Presiden, Polres Ketapang Siaga Satu

Baca: Polres Sekadau Gelar Doa Bersama Jelang Pelantikan Presiden & Wakil Presiden

“Kita harapkan seluruh masyarakat Kota Ketapang tetap dalam ikatan persatuan dan kesatuan, tidak mudah terpengaruh terhadap berita atau informasi yang belum tentu faktanya ataupun hoax. Serta tidak terpengaruh kegiatan kegiatan yang bersifat inkonstitusional sehingga kita semuanya tetap bisa rukun damai dan tetap kompak," ujar Yury saat dikonfirmasi, Senin (21/10/2019).

Salat subuh berjamaah dan doa bersama untuk Indonesia damai ini juga digelar untuk mendoakan pelaksanaan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden RI yang akan dilaksanakan hari Minggu kemarin.

“Keamanan suatu wilayah tentunya bukan semata-mata tanggung jawab Kepolisian, namun merupakan tanggung jawab seluruh lapisan masyarakat. Oleh karena itu kita bersama harus menjaga dan memelihara ketentraman di Kota Ketapang ini," lanjutnya.

Sementara itu, satu diantara tokoh Agama Kota Ketapang, ustadz Abdurrahman yang pada subuh kemarin bertindak sebagai Imam salat subuh mengatakan bahwa warga masyarakat berkewajiban mendukung Kepolisian dalam upaya amar ma’ruf nahi munkar.

“Sinergitas TNI - POLRI, Pemerintahan serta seluruh elemen masyarakat dalam amar ma’ruf nahi munkar serta menciptakan situasi yang aman dan damai merupakan kewajiban kita bersama. Maka dari itu sepatutnya kita dukung Kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban,” tandasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved