Warga Kapuas Hulu Ditangkap Bawa Amunisi Dari Malaysia

Kapolres Kapuas Hulu AKBP R Siswo Handoyo menyatakan, telah ditangkap seorang laki-laki diduga membawa amunisi senjata api

Warga Kapuas Hulu Ditangkap Bawa Amunisi Dari Malaysia
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Barang bukti yang disita oleh petugas miliknya tersangka. 

Warga Kapuas Hulu Ditangkap Bawa Amunisi Dari Malaysia

KAPUAS HULU - Kapolres Kapuas Hulu AKBP R Siswo Handoyo menyatakan, telah ditangkap seorang laki-laki diduga membawa amunisi senjata api, jenis Bomen dari Negara Malaysia ke Indonesia, lewat PLBN Badau di Kecamatan Badau Kabupaten Kapuas Hulu (Perbatasan Indonesia-Malaysia), Sabtu (19/10/2019) pukul 20.30 WIB.

"Tersangka adalah BI (52) merupakan warga Dusun Gurung Ladan, Desa Sri Wangi, Kecamatan Boyan Tanjung. Saat ini sudah kami tahan untuk menjalani proses hukum selanjutnya," ujarnya kepada wartawan, Minggu (20/10/2019).

Sedangkan barang bukti yang berhasil disita seperti, 35 peluru berwarna hijau merk Big Game 9 Pallettoni 11/0 (8.6mm) kaliber 12 buatan Italy, 27 peluru berwarna merah maroon merk Zuber Plastic Cartridgere zero 0/7 (6.2mm) kaliber 12, buatan Turkey, dan 1 buah Kaleng Kue Kering (biskuit) Bertuliskan Ayam berwarna Kuning, Putih dan Biru langit bermotif bunga-bunga.

"Tersangka kita kenakan, dengan pasal 1 ayat 1 Undang-Undang Darurat No 12 Tahun 1951. Dimana barangsiapa, yang tanpa hak memasukkan ke Indonesia, membuat, menerima, mencoba memperoleh, menyerahkan atau mencoba menyerahkan, menguasai, membawa, mempunyai persediaan padanya atau mempunyai dalam miliknya, menyimpan, mengangkut, menyembunyikan, mempergunakan atau mengeluarkan dari Indonesia sesuatu senjata api, munisi atau sesuatu bahan peledak, dihukum dengan hukuman mati atau hukuman penjara seumur hidup atau hukuman penjara sementara setinggi-tingginya dua puluh tahun," ucapnya.

Baca: Pensiunan PNS di Pontianak Ditangkap Polisi Seusai Pesta Narkoba, Simpan Sabu di Saku Celana

Baca: Dua Pemuda Babak Belur dan Ditangkap Polisi Setelah Rampas Oppo A3S Milik Pengendara Wanita

Baca: UPDATE Wiranto Ditusuk, Seorang Wanita dan Pria Ditangkap! Saat Bayi Wiranto Korban Agresi Belanda

Untuk kronologi kejadian, Sabtu (19/10/2019) pukul 06.00 WIB, mobil Toyota Benzd Warna Putih dengan nomor polisi QSY 9392 melintasi PLBN Badau. Dimana mobil yang dikendarai oleh Muhamad Syahrul (ojek) membawa 1 orang penumpang (tersangka).

"Sesampainya di Pos Pemeriksaan tersangka turun didepan pos imigrasi, untuk melalukan penutupan paspor.
Setelah menutup paspor, petugas yang saat itu berjaga pagi di gate kedatangan meminta tersangka untuk menurunkan seluruh barang bawaannya dari mobil untuk dilakukan pemeriksaan melalui mesin X-ray," ujarnya.

Saat melakukan pemindahan pada mesin x-ray, petugas curiga terhadap suatu kaleng makanan, yang menurut citra x-ray terdapat suatu barang yang disimpan didalam kaleng tersebut.

"Lalu petugas meminta tersangka untuk membuka isi dari kaleng makanan tersebut, dan menanyakan isi yang ada didalamnya kaleng. Namun tersangka mengaku bahwa didalamnya hanya berisi beras," ucapnya.

Tapi petugas masih curiga, akhirnya diputuskan untuk mengeluarkan isi yang ada dari dalam kaleng tersebut.
Saat seluruh beras sudah dikeluarkan, terdapat plastik hitam yang masih tersimpan disana.

"Tersangka mengaku tidak tahu isi yang ada didalamnya. Saat petugas memeriksa isi dari plastik tersebut, ditemukanlah puluhan butir peluru yang tersimpan didalamnya," ungkapnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved