Kepala Sekolah Cabul

Pengakuan Mengejutkan Oknum Kepala Sekolah Cabuli 11 Murid SD, Pindah dari Kapuas Hulu ke Landak

Disampaikan Kasat, korbannya diancam tidak diberikan ijazah jika tidak menuruti permintan kepala sekolah untuk melakukan perbuatan tidak senonoh.....

Pengakuan Mengejutkan Oknum Kepala Sekolah Cabuli 11 Murid SD, Pindah dari Kapuas Hulu ke Landak
YOUTUBE TRIBUNPONTIANAK.CO.ID
Pengakuan Mengejutkan Oknum Kepala Sekolah Cabuli 11 Murid SD, Pindah dari Kapuas Hulu ke Landak. 

Hingga saat ini proses masih berlanjut.

"Pasal yang disangkakan yakni Pasal 82 ayat (1) dan (2) UU RI no 35 tahun 2014, tentang perubahan atas UU No 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak," kata Kasat.

Langsung Pecat

Kepala Bidang (Kabid) Sekolah Dasar (SD) Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Landak, Buyung mengungkapkan, pihaknya sudah mengambil tindakan tegas kepada yang bersangkutan.

Oknum Kepala Sekolah yang tersandung kasus cabul tersebut,sudah diberhentikan dari jabatannya sebagai kepala sekolah.

"Pertama-tama kami sangat prihatin atas kejadian tersebut," ujar Buyung, Rabu (16/10/2019).

Setelah mengetahui perbuatan bejat si oknum, Dinas Pendidikan Kabupaten Landak langsung mengambil tindakan tegas berupa pemecatan.

"Mengetahui kasus yang menjeratnya, langsung kami berhentikan dari jabatan," tegasnya.

Baca: Satpol PP Landak Tertibkan Pedagang Jual Beli Karet di Pasar Ngabang

Baca: VIDEO: Kasat Reskrim Polres Landak Paparkan Hasil Pengungkapan Kasus

Dijelaskan Buyung, untuk mengisi posisi jabatan Kepala Sekolah digantikan oleh tenaga pengajar di sekolah tersebut.

"Iya diganti guru di situ," jelasnya.

Halaman
1234
Penulis: Alfon Pardosi
Editor: Marlen Sitinjak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved