Pesan Wagub Kalbar Kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah/Kades saat Apel Besar 3 Pilar

Wakil Gubernur Kalbar H Ria Norsan bersama Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNi Muhammad Nur Rahmad

Pesan Wagub Kalbar Kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah/Kades saat Apel Besar 3 Pilar
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Foto bersama Wakil Gubernur Kalbar, H Ria Norsan usai menghadiri acara Apel Besar 3 Pilar di Hotel Aston Pontianak, Senin (14/10/2019). 

Citizen Reporter
Humas Pemprov Kalbar

Pesan Wagub Kalbar Kepada Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Lurah/Kades saat Apel Besar 3 Pilar

PONTIANAK - Wakil Gubernur Kalbar H Ria Norsan bersama Kapolda Kalbar Irjen Didi Haryono, Pangdam XII/Tpr Mayjen TNi Muhammad Nur Rahmad, Danlanud Supadio Marsma TNI Palito Sitorus, Wadan Lantamal XII Pontianak Kolonel Mar Bambang Hadi Suseno menghadiri Apel Besar 3 Pilar di Hotel Aston Pontianak, Senin (14/10/2019).

Menurut Wagub Kalbar H Ria Norsan, keberadaan tiga pilar sangat fundamental untuk menyelesaikan permasalahan permasalahan masyarakat dari mulai pada level yang paling bawah dan juga untuk mendorong terciptanya stabilitas keamanan dan terwujudnya pembangunan yang berkelanjutan di daerah.

Serta mengantisipasi berbagai bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan, perlu adanya peningkatan sinergitas tiga pllar.

Tugas sebagai anggota Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kepala Desa/Lurah supaya dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab yaitu meningkatkan peran pemerintah daerah dan partisipasi masyarakat untuk memelihara stabilitas keamanan dan ketertiban umum di daerah dan peningkatan koordinasi serta sinergitas.

Baca: Ria Norsan: Media Sosial Mempermudah Dalam Bekerja dan Memberikan Informasi Pada Publik

Baca: Adik Ipar Ria Norsan Pimpinan Fraksi, Pengamat: Harus Jadi Penyeimbang

Baca: Adik Ipar Ria Norsan Jadi Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPRD Kalbar

Disamping itu, Wagub Kalbar juga meminta Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Kades/Lurah harus mampu mewujudkan semangat keterpaduan dalam mengantisipasi berbagai bentuk ancaman, tantangan, hambatan dan gangguan keamanan dalam daerah khususnya memelihara trantibmas dalam menjaga stabilitas keamanan daerah khususnya dalam menghadapi Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia yang akan dilaksanakan pada tanggal 20 oktober 2019.

"3 pilar adalah ujung tombak. Kalau 3 pilar ini benar-benar bergerak dan aktif semua akan dapat diatasi," jelasnya.

Dikatakannya, pesta demokasi dalam pemlllhan Presiden dan Wakil Presiden sudah dilaksanakan dengan berbagai tahapan mulai dari kampanye dan hasilnya sudah diputuskan oleh lembaga Mahkamah Konstitusi dan sudah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan umuwm (kpu) pusat.

"Mari kita hormati, walapun perbedaan pilihan kita tidak sama. Saya harapkan, jika tiga pilar ini bisa melakukan pendekatan ke masyarakat. maka permasalahan dapat terselesaikan dengan baik khususnya dalam masa menjelang pelantikan Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia," pungkasnya. (*/Ang).

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved