TRIBUNWIKI

Kisah Petinju Bengkayang Hisar Mawan, Pernah Tak Direstui Orangtua Jadi Petinju

Petinju Profesional asal Bengkayang, Hisar Mawan pernah tidak direstui orangtuanya untuk meniti karir di bidang tinju

Kisah Petinju Bengkayang Hisar Mawan, Pernah Tak Direstui Orangtua Jadi Petinju
TRIBUNPONTIANAK/Adelbertus Cahyono
Petinju Profesional, Hisar Mawan berlatih di kawasan wisata Pantai Pulau Datok, Sukadana, Kayong Utara, Sabtu (12/10/2019). 

Kisah Petinju Bengkayang Hisar Mawan, Pernah Tak Direstui Orangtua Jadi Petinju

KAYONG UTARA - Petinju Profesional asal Bengkayang, Hisar Mawan pernah tidak direstui orangtuanya untuk meniti karir di bidang tinju.

Saat itu, Hisar belum bergabung di Sasana Daud Yordan Boxing Club di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara.

Orangtua Hisar, terutama ibunya, tidak setuju lantaran takut terjadi apa-apa pada putra ketiganya itu.

"Seperti muka bonyok, berdarah-darah, patah tulang. Itu yang mama saya takuti. Saya pun tetap latihan diam-diam," kata Hisar di Sukadana, Jumat (11/10/2019).

Baca: Petinju Muslim Gennady Golovkin Balas Warning Sergiy Derevyanchenko | LIVE tvOne Minggu Pagi WIB

Hisar baru mendapat dukungan setelah ibunya menonton pertarungannya di Laga Porkab Bengkayang pada 2013 silam.

Kala itu, Hisar berhasil meraih medali emas.

"Mama saya jualan seperti manisan dan kue-kue, dan di saat itu mama saya nonton pas pertandingan saya, dan Alhamdulillah saya berikan yang terbaik, menang TKO (Technical Knock-out)," tutur Hisar.

Sejak itu, Hisar bercerita ibunya sangat senang. Dia pun akhirnya diizinkan berlatih dan bertanding.

Namun, sangat disayangkan, tujuh hari menjelang pertandingan di ajang Porprov 2014, sang ibu berpulang.

Halaman
12
Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Maskartini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved