Polemik Pilkades Menua Prama Terus Berlanjut, Begini Perkembangannya Sekarang

Wisli berharap dengan adanya rapat koordinasi tersebut, pleno dapat dilaksanakan oleh pihak panitia pilkades serta apapun hasilnya dapat diterima.

Polemik Pilkades Menua Prama Terus Berlanjut, Begini Perkembangannya Sekarang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MARPINA SINDIKA WULANDARI
Pilkades Menua Prama, Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau masih dalam sengketa. Menyikapi polemik yang terjadi diadakanlah rapat oleh Kecamatan Belitang dalam rangka koordinasi sengketa pilkades dengan adanya cakades yang menolak salah satu cakades. Bertempat di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Jumat, (11/10/2019). 

Polemik Pilkades Menua Prama Terus Berlanjut, Begini Perkembangannya Sekarang

SEKADAU- Pilkades Menua Prama, Kecamatan Belitang, Kabupaten Sekadau masih dalam sengketa.

Menyikapi polemik yang terjadi diadakanlah rapat oleh Kecamatan Belitang dalam rangka koordinasi sengketa pilkades dengan adanya cakades yang menolak salah satu cakades.

Bertempat di Gedung Pertemuan Umum (GPU) Jumat, (11/10/2019).

Plt. Camat Jaluk mengharapkan dengan adanya rapat mediasi tersebut dapat menemukan solusi atas penolakan dari cakades terhadap cakades terpilih serta tidak adanya gejolak yang membuat situasi menjadi kurang kondusif.

Baca: Cakades Se-Kecamatan Teluk Keramat Gelar Deklarasi Pilkades Damai

Baca: Bupati Sekadau Menyikapi Permasalahan Pilkades di Desa Menua Prama Kecamatan Belitang

Selanjutnya Kapolsek Belitang IPDA Agus Junaidi juga memberikan pesan kepada warga agar sabar dan menunggu hasil pleno yang akan digelar oleh panitia pilkades serta tetap melakukan aktifitas seperti biasa.

"Personel Polsek dan Koramil siap mengamankan pelaksanaan pleno pilkades Menua Prama dan diharapkan semua pihak dapat mendukung serta tidak ada pihak yang mengganggu jalannya pleno," ujar Kapolsek.

Ditempat yang sama Ketua BPD Menua Prama Wisli menyebut keamanan pasca pilkades sampai saat ini kondusif meskipun aktifitas masyarakat dan perangkat BPD menemui kendala.

Wisli berharap dengan adanya rapat koordinasi tersebut, pleno dapat dilaksanakan oleh pihak panitia pilkades serta apapun hasilnya dapat diterima.

Senada dengan Wisli, Kadis PMD Bayu menambahkan sesuai dengan konstitusi sebagai warga negara harus mengikuti mekanisme dan aturan yang ada dalam proses pilkades.

"Setiap pemilihan pasti ada yang kalah dan ada yang menang, agar pihak yang kalah dapat berbesar hati dengan hasil perolehan suara dan tidak melakukan tindakan anarkis yang dapat melanggar hukum," ungkapnya.

Diakhir rapat koordinasi sesuai dengan kesepakatan bersama akan digelar pleno pada hari Senin (14/10/2019) yang bertempat di GPU desa Menua Prama.

Kegiatan dihadiri oleh Kadis PMD Drs. Bayu Dwi Harsono, ME beserta staf, Forkopimka Belitang, Plh. Kades Wiluyo, Ketua BPD Wilis, ketua panitia pilkades Simbolon, tomas serta tamu undangan lainnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Marpina Sindika Wulandari
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved