NPHD Sintang untuk Pilkada Naik Dua Kali Lipat, Segini Besarannya

Akan tetapi, Pemda kata Hazizah mengaku keberatan dengan nominal yang diajukan.

NPHD Sintang untuk Pilkada Naik Dua Kali Lipat, Segini Besarannya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ AGUS PUJIANTO
Ketua KPU Sintang, Hazizah 

NPHD Sintang untuk Pilkada Naik Dua Kali Lipat, Segini Besarannya

SINTANG - Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) Pemkab Sintang untuk Komisi Pemilihan Umum untuk pelaksanaan Pilkada serentak 2020 mendatang disebut-sebut paling besar di antara 7 kabupaten di Kalbar.

Nominalnya mencapai 45,2 miliar rupiah. Angka itu, bahkan naik dua kali lipat dari NPHD tahun 2015 yang hanya Rp 29 miliar.

“Hampir dua kali lipat naiknya. Tahun 2015 lalu kita hanya mendapat 29 miliar. NPHD tahun ini Rp 45,2 miliar,” kata Ketua KPU Kabupaten Sintang, Hazizah kepada Tribun Pontianak ditemui di ruang kerjanya, Kamis (10/10/2019).

Nominal NPHD sebesar Rp 45,2 miliar untuk penyelenggaran Pilkada Kabupaten Sintang tahun 2020 sudah ditandatangi oleh Bupati Sintang, Jarot Winarno pada 30 September lalu.

Dana hibah bersumber dari APBD Kabupaten Sintang. 

Baca: UPDATE Wiranto Ditusuk, Seorang Wanita dan Pria Ditangkap! Saat Bayi Wiranto Korban Agresi Belanda

Baca: Polres Sanggau Gelar Rapat Koordinasi dengan Awak Media

“Untuk anggaran Pilkada serentak ini, semuanya murni dari Pemda, tidak dari KPU,” ujar Hazizah.

Besaran NPHD yang disetujui oleh Pemkab Sintang sebenarnya nominalnya berkurang dari yang diajukan oleh KPU Sintang. Semula, KPU mengajukan anggaran untuk Pilkada sebesar Rp 68 miliar.

Angka 68 miliar yang diajukan KPU berdasarkan peritungan kasar, mengacu pada patokan UU, Permendagri dan standarisasi daerah.

Akan tetapi, Pemda kata Hazizah mengaku keberatan dengan nominal yang diajukan.

“Setelah dirasonalisasi, sebenarnya nominalnya 49 miliar. Cuma kesepakatan dengan pemerintah hanya mampu 45,2 miliar,” ungkap Hazizah.

 Berkurangnya nominal yang disepakati menyebabkan beberapa item juga harus dikurangi. Seperti pengurangan sosialisasi.

“Ada beberapa item yang pasti berkurang, tapi tidak menggangu tahapan pemilu,” jelas Hazizah.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Agus Pujianto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved