Mulyadi Nilai Guru Ngaji Mampu Bentuk Perilaku dan Kepribadian Anak

Meskipun zaman dan tuntutan sudah berubah, dirinya menekankan nilai dan norma agama tidak boleh berubah.

Mulyadi Nilai Guru Ngaji Mampu Bentuk Perilaku dan Kepribadian Anak
TRIBUNPONTIANAK/Hamdan Darsani
Kegiatan pembukaan tata cara pembuatan laporan bagi guru ngaji tradisional di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (8/10/2019). 

Mulyadi Nilai Guru Ngaji Mampu Bentuk Perilaku dan Kepribadian Anak

PONTIANAK - Peran guru ngaji tradisional masih dibutuhkan kehadirannya di tengah masyarakat dalam memberikan pendidikan Al Quran.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak, Mulyadi berharap eksistensi dan aktivitas guru ngaji yang ada di lingkungan masyarakat bisa terus berjalan dengan baik.

Artinya, tetap ada santri yang mengaji.

"Peran guru ngaji tradisional sangat penting dalam rangka membentuk perilaku dan kepribadian anak-anak kita," ujarnya saat membuka kegiatan pembukaan tata cara pembuatan laporan bagi guru ngaji tradisional di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota Pontianak, Selasa (8/10/2019).

Baca: Tebar Kebaikan, Relawan Sayang Bagikan Daging Pada Guru Ngaji

Baca: Pemkot Beri Bantuan Guru Ngaji, Petugas Fardhu Kifayah dan Posyandu

Mulyadi menambahkan, setiap tahunnya Pemkot Pontianak menggelar khataman massal menyambut Hari Jadi Kota Pontianak.

Untuk itu, ia berharap, khataman massal tersebut tidak hanya diikuti santri-santri Taman Pendidikan Al Quran (TPA) saja, tetapi juga santri dari guru-guru ngaji tradisional.

"Misalnya dari Kecamatan Pontianak Barat ada 79 orang guru ngaji, mereka bisa mengirimkan utusan santri-santrinya untuk ikut khataman massal serta mendapatkan sertifikat khataman," ujarnya

Ia juga berharap para guru ngaji bisa memberikan pesan-pesan moral kepada santri-santrinya.

Memberikan mereka semacam nasehat.

Meskipun zaman dan tuntutan sudah berubah, dirinya menekankan nilai dan norma agama tidak boleh berubah.

"Saya minta para ngaji untuk menanamkan dalam diri masing-masing bahwa semua itu harus dilakukan dengan ikhlas karena Allah," pungkasnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved