Penerapan Konsep Eco Culture Harus Perhatikan Ekosistem Sekitar

Pembangunan rumah ramah lingkungan atau yang santer disebut dengan eco culture tetaplah harus memerhatikan ekosistem di sekitar.

Tayang:
Penulis: Rizki Fadriani | Editor: Madrosid
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Psikolog Viva Darma Putri M Psi Psikolog 

Penerapan Konsep Eco Culture Harus Perhatikan Ekosistem Sekitar

PONTIANAK - Pembangunan rumah ramah lingkungan atau yang santer disebut dengan eco culture tetaplah harus memerhatikan ekosistem di sekitar.

Hal ini dituturkan oleh Psikolog Viva Darma Putri M Psi Psikolog. Menurutnya konsep perumahan ramah lingkungan dapat diartikan sebagai pembangunan rumah yang ramah lingkungan dan tetap menjaga ekosistem yang ada di sekitar kawasan perumahan tersebut.

Dengan memerhatikan sistem atau cara pembangunannya akan berdampak pula pada keberlangsungan mahluk hidup di sekitar kawasan proyek perumahan eco culture.

Baca: Telkomsel Siap Akselerasikan Ekosistem Digital di Calon Ibu Kota Baru Indonesia

Baca: Bupati Ajak Masyarakat Kapuas Hulu Selalu Jaga Ekosistem Alam

"Contohnya, saat melakukan pembangunan tidak membakar lahan, dan alat serta bahan-bahan yang digunakan juga ramah lingkungan," ungkapnya saat ditanyai Tribun

Menurutnya perumahan eco culture bukan hanya konsep yang diterapkan ketika rumah tersebut telah rampung dan dihuni, melainkan dari proses pembangunan hingga keberlangsungan hidup masyarakat kawasan tersebut haruslah diperhatikan dengan menggunakan konsep eco culture.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved