Tanam 10 Ribu Pohon di Wilayah Perbatasan RI Malaysia

Gerakan penanaman 10.000 pohon guna penghijauan dan kelestarian alam bumi khatulistiwa agar kondisi alam dapat terpelihara dan terjaga.

Tanam 10 Ribu Pohon di Wilayah Perbatasan RI Malaysia
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sanggau, Paolus Hadi dan pejabat lainya saat foto bersama di lapangan Bola Dusun Lubuk Tengah, Desa Lubuk Tengah, Kecamatan Sekayam, Rabu (2/10/2019). 

Citizen Reporter
Staf Diskominfo Sanggau
Rizky Kurniawan

Tanam 10 Ribu Pohon di Wilayah Perbatasan RI Malaysia

SANGGAU- Dalam rangka Hut TNI ke-74 Satgas Pamtas Yonif 643/Wns melaksanakan kegiatan gerakan penanaman dan penghijauan 10 ribu pohon di wilayah perbatasan RI Malaysia.

Kegiatan dipusatkan di lapangan Bola Dusun Lubuk Tengah, Desa Lubuk Tengah, Kecamatan Sekayam, Rabu (2/10/2019).

Hadir pada kegiatan itu, Bupati Sanggau Paulos Hadi, Ketua Sementara DPRD Sanggau, Yeremias Marsilinus, Dandim 1204/Sanggau Letkol Inf Gede Setiawan, Komandan Satgas Pamtas Yonmek 643/ Wns Mayor Inf Dwi Agung Prihanto, Kajari Sanggau Tengku Firdaus, Wakapolres Sanggau Kompol Damianus Dedy Susanto, Kepala BPN Sanggau Yuliana, Kapolsek Entikong Kompol Amin Siddiq, Kacabjari Entikong Akwan Anas.

Baca: FOTO: Tanaman Rusak Terinjak-injak Massa dari Mahasiswa dan Sebagian Pelajar Saat Gelar Aksi

Baca: Agung Gregorius Sampaikan Ingin Tanam Jengkol di Tanah Yang Diberikan Jokowi

Baca: Hijaukan PLTU Sintang, PLN Tanam 500 Pohon

Danramil 02 Sekayam Kapten Inf Muhammad Yunus, Camat Sekayam Mangaranap Siahaan, Kapolsek Sekayam AKP Efadhoni Lilik Pamungkas, Peserta upacara teridiri dari Tokoh Masyarakat, pelajar SD, SMP, SMA serta Tokoh Komunitas Pemuda.

Dalam rangka HUT TNI yang ke-72 TNI Satgas Pamtas Yonif Mekanis 643/Wns yang saat ini sedang melaksanakan tugas pengamanan di wilayah perbatasan RI-MLY bekerjasama dengan Instansi terkait melaksanakan kegiatan Gerakan penanaman 10.000 pohon guna penghijauan dan kelestarian alam bumi khatulistiwa agar kondisi alam dapat terpelihara dan terjaga dengan baik.

Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Gede Setiawan menyampaikan, Salah satu program reboisasi ini bertujuan untuk melestarikan kembali hutan di Kalimantan Barat khususnya Kabupaten Sanggau, terutama hutan pasca kebakaran akibat dari musim kemarau yang berkepanjangan.

"Kegiatan reboisasi, operasi bersih lingkungan menjadikan hutan yang sehat karena manfaat dari hutan yang sehat sangatlah banyak untuk kehidupan manusia, antara lain sumber cadangan air, terkait melaksanakan kegiatan Gerakan penanaman 10.000 pohon diharapakan dapat kembali memulihkan kembali ekosistem hutan kalimantan,”ujarnya.

Bupati Sanggau, Paolus Hadi mengatakan tidak bisa dipungkiri tragedi kekeringan hebat yang melanda Indonesia khususnya wilayah Pulau Kalimantan telah berdampak sangat parah.

Tak hanya merugikan ekonomi warga terutama sektor pertanian karena faktor kegagalan panen, namun juga kemarau panjang telah membakar habis banyak sekali hutan-hutan.

"Tentunya pelaksanaan Reboisasi di wilayah yang terdampak kebakaran hutan dengan bekerjasama dengan instansi terkait dan masyarakat wilayah perbatasan yang berada dekat dengan kawasan hutan lindung yang habis terbakar akibat karhutla, "tuturnya.

Dalam kegiatan penanaman pohon diharapkan hutan akan mendapat penghijauan kembali untuk menjaga kondisi alam agar tetap terpelihara dengan baik, mengingatkan pentingnya investasi hijau bagi kehidupan, khususnya masa depan bangsa Indonesia.

Adapun bibit yang diberikan untuk kegiatan reboisasi bibit belian yaitu bibit tengkawang, bibit mahoni, bibit jelukung, bibit akasia, nibit belimbing wuluh, bibit Langsat, dan bibit jengkol. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved