BREAKING NEWS - Kecelakaan Maut di Jalan Raya Purun Besar, Pengendara Motor Tewas di Tempat

Peristiwa naas tersebut terjadi di Jalan Raya Purun Besar, Desa Sungai Purun, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah.

BREAKING NEWS - Kecelakaan Maut di Jalan Raya Purun Besar, Pengendara Motor Tewas di Tempat
TRIBUNPONTIANAK/kolase
Dedi Afandi (32) tewas di lokasi usai terlibat tabrak lari di Jalan Raya Purun Besar, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah, Rabu (2/10) siang. 

BREAKING NEWS - Kecelakaan Maut di Jalan Raya Purun Besar, Pengendara Motor Tewas di Tempat

MEMPAWAH - Seorang pengendara sepeda motor bernama Dedi Afandi (32) motor tewas ditempat usai alami kecelakaan lalulintas dengan mobil yang tidak diketahui identitasnya, Rabu (2/10) siang.

Peristiwa naas tersebut terjadi di Jalan Raya Purun Besar, Desa Sungai Purun, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah.

Diduga kuat, Dedi yang saat itu mengendarai sepeda motor Mio GT dengan nomor polisi KB 3130 NR menjadi korban tabrak lari oleh mobil yang sampai saat ini masih dicari oleh pihak kepolisian.

Baca: Kronologi Kecelakaan Maut di Ngabang Renggut Nyawa Balita Perempuan dan PNS Disdukcapil Landak

Baca: Tim Inafis Berhasil Identifikasi Jenazah Korban Kecelakaan di Jalan Tanjungpura

Baca: BREAKING NEWS - Seorang Wanita Tanpa Identitas Tewas Kecelakaan

Kasat Lantas Polres Mempawah, AKP Rio Sigal Hasibuan menjelaskan, saat ini kasus lakalantas tersebut sudah ditangani oleh Polres Mempawah.

AKP Rio menjelaskan, kronologi kejadian berawal dari korban sedang mengendarai sepeda motornya dari arah Sungai Pinyuh.

"Sesampainya di kilometer 35.750 Jalan Raya Purun Besar, datang mobil dari arah berlawanan, karena saat itu kondisi sedang hujan lebat, dan jarak sudah terlalu dekat akhirnya kecelakaan tidak dapat dihindarkan," jelasnya.

Saat kejadian kata Kasat Lantas, korban langsung meninggal di lokasi karena mengalami luka serius di bagian kepala.

"Untuk hasil pemeriksaan sementara oleh tenaga medis, korban menderita luka robek di bibir, dan pecah tengkorak kepala, juga terjadi pendarahan di telinga kanan," ujarnya.

AKP Rio memastikan bahwa korban adalah korban tabrak lari, dan hingga saat ini pihak kepolisian masih mencari mobil yang terlibat lakalantas.

"Iya korban tabrak lari, sampai saat ini kami masih melakukan penyelidikan, ciri-ciri mobil yang menabraknya juga belum dapat, sebab saksi di lokasi juga tidak tahu apa jenis kendaraan yang menabrak korban," tukasnya.

AKP Rio memastikan pihak kepolisian akan mengusut tuntas kasus lakalantas tersebut, dia mengimbau agar pengendara tidak memacu kendaraan dengan kecepatan tinggi saat hujan deras.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved