Prof M Nuh Hadiri Seabad Pers Kalbar
Seminar ini digelar PWI Kalbar bekerja sama dengan DHD 45 Kalbardan FISIP Untan.
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, TRIBUN - Ketua Dewan Pers Prof Dr Muhammad Nuh dijadwalkan hadir dalam seminar bertema Refleksi Seabad Pers di Kalbar pada 1 Oktober 2019 di Aula Magister FISIP Untan, pukul 08.00 WIB.
Seminar ini digelar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalbar bekerja sama dengan Dewan Harian Daerah (DHD) 45 Kalbar dan Fakultas Ilmu Sosial Ilmu Politik Universitas Tanjungpura Pontianak.
Ketua Panitia Seabad Pers di Kalimantan Barat, Dr Hendry Jurnawan SE SH SIP MM CLA lewat rilis resminya menjelaskan, seminar ini digelar untuk memperingati seabad penerbitan pers di Kalimantan Barat tepatnya pada 1 Oktober 2019.
“Seminar bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda khususnya mahasiswa tentang sejarah perkembangan pers di Kalimantan Barat,” ujar Dr Hendry, Selasa (24/9).
Baca: Indosat Ooredoo IDCamp Roadshow Pontianak, Siapkan 10 Ribu Beasiswa Coding
Baca: Tingkatkan Literasi Asuransi Lewat Insurance Goes To School
Selain Prof M Nuh, hadir pula sebagai pembicara Ketua Program Studi Ilmu Komunikasi Fisip Untan Dewi Utami, Ketua DHD 45 Kalbar Syafaruddin Daeng Usman dan Ketua PWI Kalbar Gusti Yusri.
Seminar terbatas ini, jelas Dr Hendry, akan dibuka Dekan Fisip Dr Martoyo MA, diikuti kalangan mahasiswa komunikasi, wartawan dan pers kampus.
“Peringatan 100 tahun itu ditandai dengan terbitnya koran pertama di Pontianak dengan nama Borneo Barat Bergerak pada 1 Oktober 1919. Koran pertama itu masih tersimpan utuh dan menjadi koleksi pribadi Sejarawan Kalbar Syafaruddin Daeng Usman yang hingga kini fisiknya masih dirawat baik,” papar Dr Hendry Jurnawan.
Ia menjelaskan, rangkaian peringatan Seabad Pers di Kalbar ini juga ditandai dengan ziarah ke makam tokoh pers antara lain Haji Ibrahim Saleh yang juga Pendiri PWI Kalbar sekaligus Ketua pertama dan juga mantan Ketua DHD 45 Kalimantan Barat.