JTF Gelar Pameran Pariwisata di Kalbar, Ini Tujuannya

Sehingga dampak perekonomian dari suatu aktivitas kota pariwisata bisa dirasakan oleh Kalimantan barat.

JTF Gelar Pameran Pariwisata di Kalbar, Ini Tujuannya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ RIZKI FADRIANI
Suasana press conference di lantai C Copacabana Golden Tulip, Rabu (25/9/2019). 

JTF Gelar Pameran Pariwisata di Kalbar, Ini Tujuannya

PONTIANAK - Press conference Jakarta Travel Expo digelar di Hotel Golden Tulip Pontianak. Kegiatan ini bertujuan untuk mempublikasikan pariwisata DKI Jakarta kepada warga Pontianak dan sekitarnya, Rabu (25/9/2019).

Kepala Sub Bagian Keuangan Perjalanan Dinas Setda Provinsi DKI Jakarta, Endradjaja Wahyu, menyampaikan jika Jakarta Travel Fair (JTF) merupakan kegiatan yang melibatkan banyak sektor pariwisata yang ada di DKI Jakarta.

Pontianak sudah empat kali dipilih oleh DKI Jakarta untuk melangsungkan kegiatan JTF ini. Ia menjelaskan untuk pemilihan kota pelaksanaan JTF, pihaknya terlebih dahulu mendengarkan aspirasi dari pelaku industri yang ada di DKI Jakarta. Pontianak memiliki potensi yang yang mendukung adanya JTF. 

"Kita melihat bahwa penerbangan ke Pontianak saat ini sekitar 20 kali penerbangan kita bisa hitung secara kasar saja kalau misalnya okupansinya ratenya adalah 80% bisa sekitar 3200 orang yang dari Pontianak ke Jakarta," ungkapnya kepada awak media. 

Di tahun 2018, Pendapatan Asli Daerah (PAD) DKI Jakarta dari sektor pariwisata mendapat sekitar 5,7 triliun. Dan di tahun 2019 hingga Juni lalu mencapai 2,8 triliun.

Saat ini ada 26 industri pariwisata Jakarta yang dapat bergabung di JTF Pontianak, ia berharap kedepannya, pelaku industri dapat lebih banyak lagi.

Baca: Jakarta Travel Fair Sebagai Satu Inovasi Strategi Pemasaran Pariwisata

Baca: Tak Ingin Kalah Eksis dengan Penggemar, BTS Resmi Buka Akun TikTok, Yuk ARMY Kepoin!

Ia menyampaikan kunjungan wisatawan pada 2018, tercatat 34,1 juta orang, dan di antaranya berasal dari provinsi Kalimantan Barat.

Potensi wisata yang ada di DKI Jakarta terdiri dari ratusan destinasi hiburan rekreasi puluhan mal dan ribuan hotel untuk akomodasinya.

Ia menargetkan pada peningkatan kemitraan bisnis dalam jangka panjang, yang akan menguntungkan antara pelaku usaha pariwisata dari Jakarta dan kota-kota tujuan JTF.

Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kalbar, Natalia Karyawati, menyampaikan jika sektor pariwisata dapat memberikan lapangan kerja bagi masyarakat.

Sehingga dampak perekonomian dari suatu aktivitas kota pariwisata bisa dirasakan oleh Kalimantan barat. 

Dan pada kesempatan kali ini, Kalimantan Barat berkesempatan mempromosikan potensi alamnya yang luar biasa, dan juga keunikan budayanya. Seperti satu di antaranya yakni Kota Singkawang yang merupakan kota toleransi 2019.

Ia berharap, kegiatan kerjasama ini bisa terus terlaksana dan juga dapat saling mempromosikan kegiatan pariwisata seperti sekarang ini.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Rizki Fadriani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved