Baguna PDI Perjuangan Prihatin Polusi Asap, Minta Stakeholder Maksimalkan Peranan

Hal ini dilakukan sebagai satu diantara bentuk kepedulian sekaligus keprihatinan Baguna atas kondisi kabut asap yang sudah dua pekan terjadi.

Baguna PDI Perjuangan Prihatin Polusi Asap, Minta Stakeholder Maksimalkan Peranan
TRIBUNPONTIANAK/Istimewa
Badan Penanggulan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan Kalbar membagikan ribuan masker di Bundaran Digulis Universitas Tanjungpura Pontianak, Senin (16/9/2019) sore. 

Baguna PDI Perjuangan Prihatin Polusi Asap, Minta Stakeholder Maksimalkan Peranan

PONTIANAK - Badan Penanggulan Bencana (Baguna) DPD PDI Perjuangan Kalbar membagikan ribuan masker di Bundaran Digulis Universitas Tanjungpura Pontianak, Senin (16/9/2019) sore.

Hal ini dilakukan sebagai satu diantara bentuk kepedulian sekaligus keprihatinan Baguna atas kondisi kabut asap yang sudah dua pekan terjadi di daerah ini.

"Kami tidak hanya membagikan masker, tapi memberikan pemahaman kepada masyarakat gunanya masker. Kami tahu harga masker itu murah tapi mau tidak menggunakan masker. Ini yang sebenarnya mau kami sampaikan betapa pentingnya menggunakan masker apalagi seperti kondisi saat ini,” kata Ketua DPD Baguna Kalbar Angeline Fremalco, di sela-sela membagikan masker pada pengguna jalan.

Puncak kabut ini, lanjut dia, dua hari ini kabut asap semakin parah. Dibuktikan dengan banyak penerbangan yang cancel.

Baca: Peduli Kesehatan Warga, Satgas Pamtas 643 Bagi 1000 Masker

Baca: BAGUNA PDIP Kalbar Gelar Bakti Sosial, Berikan Pengobatan Gratis Pada Para Korban Bencana

Melihat kondisi kabut asap yang terjadi hampir merata di Kalbar, Angeline pun sudah berkoordinasi dengan Baguna di Kabupaten dan Kota. Untuk melakukan berbagai upaya yang dapat meminimalisir dampak kabut asap.

"Kita juga sudah instruksikan Baguna di kabupaten dan kota, untuk melakukan langkah dan kepedulian yang sama. Tidak harus bagi masker, tapi hal lain yang bisa membantu," jelasnya.

Terkait kondisi udara yang tidak sehat akibat kabut asap, Angeline mengatakan perlu ada langkah konkrit dari semua elemen masyarakat.

Sehingga ada upaya yang dapat dilakukan bersama, demi mengatasi kabut asap yang dinilai sudah menjadi bencana.

"Kami mengingatkan kepada elemen masyarakat dan pemerintah agar peduli, sesuai dengan tugas dan tanggungjawab masing-masing. Anggota DPR bagaimana perannya, gubernur, bupati, untuk lebih peduli dengan bencana ini," tutup Anggota DPRD Kalbar terpilih ini. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved