Peduli Kesehatan Warga, Satgas Pamtas 643 Bagi 1000 Masker

Dalam rangka mencegah dampak dari asap Karhutla, Personel Satgas Pamtas Yonmek 643/WNS, Pos Kout dan SSK1 Jagoi Babang

Peduli Kesehatan Warga, Satgas Pamtas 643 Bagi 1000 Masker
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Satga Pamtas bagikan 1000 masker terhadap warga 

Peduli Kesehatan Warga, Satgas Pamtas 643 Bagi 1000 Masker

BENGKAYANG - Dalam rangka mencegah dampak dari asap Karhutla, Personel Satgas Pamtas Yonmek 643/WNS, Pos Kout dan SSK1 Jagoi Babang melaksanakan kegiatan Sosial kesehatan dengan membagikan sebanyak seribu (1.000) masker kepada masyarakat. Kegiatan ini berlangsung di Desa Jagoi Babang, Kecamatan Jagoi Babang, pada Minggu (15/9/15) pagi

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Satgas Pamtas Yonmek 643/WNS bersama anggota Polsek Jagoi Babang serta pemuda Desa Jagoi Babang.

Hal ini disampaikan Dansatgas Pamtas Yonmek 643/WNS, Mayor Inf Dwi Agung Prihanto, menuturkan  kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kepedulian dan tanggung jawab Satgas Pamtas terhadap kesehatan masyarakat, juga sebagai pencegahan serta antisipasi timbulnya penyakit seperti ISPA dan lainnya, mengingat kondisi udara yang kurang baik karena pekatnya kabut asap dampak dari Karhutla.

Baca: Prihatin Bencana Asap, Sako LP Maarif  NU Kalbar Bagikan Masker 

Baca: Kapolsek Tayan Hilir Bagikan Masker Kepada Pengguna Jalan

"Sejumlah masyarakat dan anggota Satgas Pamtas serta Polisi turun langsung ke jalan membagikan 1.000 masker kepada masyarakat, baik pengendara maupun pejalan kaki yang sedang melintas," ujarnya.

Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, kegiatan ini juga merupakan implementasi dari pembinaan teritorial (Binter) sekaligus sebagai wujud Satgas Pamtas untuk senantiasa memberikan yang terbaik kepada masyarakat di wilayah perbatasan. Seperti halnya yang dilakukan personel Satgas melalui berbagai kegiatan nyata yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Disamping itu juga, dalam rangka mewujudkan terciptanya kemanunggalan TNI dengan rakyat yang selama ini sudah terbina dengan baik agar semakin solid dan kuat," ungkapnya.

"Kalimantan Barat saat ini masih merasakan kabut asap yang cukup tebal. Bahkan ada di beberapa daerah yang sudah dinyatakan dalam kategori berbahaya. Meski sempat hujan, namun kabut asap masih ada. Masyarakat berharap kondisi ini cepat usai. Terpenting lagi, dengan tidak adanya pembakaran hutan dan lahan," tambahnya.

"Semoga dengan pembagian masker ini dapat bermanfaat bagi masyarakat saat beraktivitas di luar," harap Dansatgas Pamtas.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved