LSM Fatwa Langit Tolak Hadir di Pelantikan DPRD Kota Singkawang, Ternyata Ini Sebabnya

"Kita diundang di acara pelantikan hari ini, tetapi kita tidak hadir dan hanya mengirim karangan bunga," kata Ketua LSM Fatwa Langit, Rahman.

LSM Fatwa Langit Tolak Hadir di Pelantikan DPRD Kota Singkawang, Ternyata Ini Sebabnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/RDIHOINO KRISTO SEBASTIANUS MELANO
LSM Fatwa Langit mengirim karangan bunga di acara pelantikan 30 Anggota DPRD Kota Singkawang terpilih yang di lantak di Ruang Utama DPRD Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Senin (16/9/2019). 
LSM Fatwa Langit Tolak Hadir di Pelantikan DPRD Singkawang dan Kirim ''Karangan Bunga'', Ternyata Ini Sebabnya

SINGKAWANG - LSM Fatwa Langit mengirim karangan bunga di acara pelantikan 30 Anggota DPRD Kota Singkawang terpilih yang di lantak di Ruang Utama DPRD Kota Singkawang, Jalan Firdaus, Kelurahan Pasiran, Kecamatan Singkawang Barat, Senin (16/9/2019).

"Kita diundang di acara pelantikan hari ini, tetapi kita tidak hadir dan hanya mengirim karangan bunga," kata Ketua LSM Fatwa Langit, Rahman.

Rahman menjelaskan, ini dilakukan sebagai bentuk konsistensi LSM Fatwa Langit dalam mencari keadilan dan mengawal hingga tuntas terhadap laporan dugaan pemalsuan surat atau memberikan keterangan palsu yang dilakukan oknum Caleg di Dapil 4 Singkawang Selatan sebagai syarat pencalegan pada Pemilu Legislatif tahun 2019. 

Baca: Ini Nama 8 Anggota DPRD Kota Singkawang Dapil 1 yang Akan Dilantik

Baca: KPU Tetapkan 30 Kursi DPRD Kota Singkawang

Baca: Inilah Daftar Nama-nama Caleg Terpilih Beserta Jumlah Kursi DPRD Kota Singkawang! PDIP 5 Kursi

Bagaimana bisa menghadiri pelantikan anggota DPRD, sementara satu di antara mereka yang dilantik hari ini masih dalam pemeriksaan di Polres Singkawang karena terkait perkara dugaan tindak pidana pemalsuan surat - surat yang dijadikan sebagai syarat pencalegkannya.

"Kalau kami mau analogikan bagaimana kita bisa menganggap salat tanpa wudu itu sah. Bagi kami lembaga DPRD adalah lembaga terhormat dan semestinya harus diisi oleh orang-orang yang bermartabat," tuturnya.

Update berita pilihantribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved