Penerbangan Dibatalkan, Penumpang Terpaksa Pilih Alternatif Lain

Rantih (39) mengaku akan menggunakan jalur air dengan menggunakan Speedboat dari Teluk Batang.

Penerbangan Dibatalkan, Penumpang Terpaksa Pilih Alternatif Lain
TRIBUNPONTIANAK/Nur Imam Satria
Rantih dan Nora, penumpang dengan tujuan Pontianak yang terpaksa harus memilih alternatif lain untuk pulang ke Pontianak akibat penerbangan yang harus dibatalkan, Minggu (15/9/2019). 

Penerbangan Dibatalkan, Penumpang Terpaksa Pilih Alternatif Lain

KETAPANG - Lumpuhnya aktivitas penerbangan yang terjadi di Bandara Rahadi Oesman Ketapang khususnya untuk rute Ketapang - Pontianak dan sebaliknya, membuat beberapa calon penumpang yang akan menuju ke Pontianak harus rela untuk melakukan reschedule atau me-refund tiket penerbangannya.

Satu diantara penumpang maskapai Wings Air dengan tujuan Pontianak, Rantih (39) mengaku akan menggunakan jalur air dengan menggunakan Speedboat dari Teluk Batang.

Sebab maskapai tidak mengatur ulang jadwal keberangkatan dikarenakan faktor cuaca yang belum pasti.

Baca: Aktivitas Penerbangan Bandara Rahadi Oesman Masih Lumpuh Akibat Polusi Asap

Baca: Salat Istisqa Bentuk Ikhtiar Warga Ketapang Tanggulangi Polusi Asap

"Saya minta di reschedule tapi di Wings nya tidak mau di reschedule. Karena mereka belum tau besok bisa berangkat apa enggak. Jadi kita mau tidak mau mengambil alternatif lain karena tidak bisa terbang karena alasan cuaca. Jadi saya sudah pesan taksi ke Teluk Batang dari Teluk Batang pakai speed ke Pontianak," terang Rantih saat ditemui di Bandara Rahadi Oesman Ketapang.

Selain Rantih, ada juga penumpang dengan tujuan Pontianak, Nora (36) yang berharap permasalahan kabut asap ini dapat segera diselesaikan.

Karena menurutnya akibat kabut asap ini banyak sekali masyarakat yang dirugikan.

"Ini sudah tiap tahun terjadi. Harusnya hal seperti ini sudah bisa ditanggulangi lah. Seperti titik - titik yang menjadi awal mula api itu dilakukan penjagaan dan patroli. Sehingga hal-hal yang merugikan masyarakat akibat kabut asap ini tidak terjadi lagi di lain waktu," tambahnya. (*)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Wahidin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved