Hasto Kristiyanto: Dua Point Penting Untuk Seluruh Kader PDI Perjuangan

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto hadir dan membuka Rapat Kerja Daerah Pertama (Rakerda) I PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Barat

Hasto Kristiyanto: Dua Point Penting Untuk Seluruh Kader PDI Perjuangan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/MARPINA WULAN
Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto saat membuka Rakerda I PDI Perjuangan Kalimantan Barat, Sintang (13/9/2019) 

Hasto Kristiyanto: Dua Point Penting Untuk Seluruh Kader PDI Perjuangan

SINTANG - Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto hadir dan membuka Rapat Kerja Daerah Pertama (Rakerda) I PDI Perjuangan Provinsi Kalimantan Barat, yang digelar di Hotel My Home Kabupaten Sintang, Jumat (13/9/2019) sore.

Radekda I dengan tema Solid Bergerak Untuk Kalimantan Barat ini nantinya akan berlangsung selama 3 hari terhitung sejak tanggal 13-15 September 2019.

Turut hadir dalam pembukaan Rakerda I itu Ketua DPP PDIP Bidang Pemenangan Pemilu Bambang Wuryanto, Ketua DPP PDIP Bidang Kesehatan dan Anak Sri Rahayu dan Ketua DPD PDIP Kalbar Lasarus, Bupati Sintang Jarot Winarno, Forkopimda Kabupaten Sintang, Bupati dan Walikota serta perwakilan DPC dari beberapa Kabupaten/Kota di Kalimantan Barat.

Adapun dalam sambutannya, Hasto Kristiyanto menyampaikan pesan dari Ketua Umum Partai PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri agar meneruskan kepada seluruh jajaran yang ada di partai PDIP untuk terus menjaga keseimbangan dengan alam, menjaga kelestarian lingkungan hidup.

Baca: Pesan Khusus ke Kader PDI Perjuangan Kalbar, Megawati: Jangan Babat Hutan untuk Sawit

Baca: PDI Perjuangan Gelar Rakerda, Pokja: Susun Progja untuk Masyarakat

Baca: Ini Daftar Nama 15 Anggota DPRD Provinsi Dari PDI Perjuangan yang Akan Dilantik 30 September Ini

"Jangan sampai hutan-hutan ini habis karena ambisi ekonomi. Jangan sampai hutan ini di babat habis dan digantikan dengan tanaman monokultur, tanaman yang sangat egois yaitu kelapa sawit," ujarnya.

Disamping itu juga Hasto menyampaikan pentingnya para kader PDI Perjuangan untuk memahami dan menanamkan nilai-nilai ideologi Pancasila dalam diri masing-masing. Dengan tujuan agar para kader tidak rusak oleh paham radikal yang sangat berbahaya bagi keutuhan NKRI.

"Sebagai partai pelopor kita dituntut tidak hanya untuk disiplin dalam ideologi tetapi juga dalam menjalankan ideologi. Saat ini bangsa ini menghadapi tantangan-tantangan ideologi radikalisme. Sebagai kader partai pelopor kita harus memahami dengan betul filosofi dasar dari ideologi Pancasila," ungkapnya.

Menutup sambutannya Hasto menegaskan bahwa seluruh kader PDI Perjuangan harus menjalin silaturahmi baik dengan tokoh agama, tokoh masyarakat dengan demikian keutuhan NKRI dapat terjaga. Kader-kader PDI Perjuangan harus kaya akan ilmu pengetahuan dan teknologi. (Marpina Sindika Wulandari)

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved