Soal Open Bidding Sekda Sanggau, Ini Kata Bupati Paolus Hadi

Terkait dengan Oppen Bidding Sekda Sanggau. Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan yang terpilih menjadi Sekda Sanggau

Soal Open Bidding Sekda Sanggau, Ini Kata Bupati Paolus Hadi
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bupati Sanggau, Paolus Hadi 

Soal Open Bidding Sekda Sanggau, Ini Kata Bupati Paolus Hadi

SANGGAU - Terkait dengan Oppen Bidding Sekda Sanggau. Bupati Sanggau, Paolus Hadi menyampaikan yang terpilih menjadi Sekda Sanggau dalam seleksi terbuka (Open bidding) nantinya adalah yang tertinggi dan terbaik.

“Saya sudah mendapatkan persetujuan dari BKN pusat supaya segera dilakukan dan sudah ada juga Panselnya. Sudah ada jadwal, "katanya, Rabu (11/9/2019).

Intinya, lanjut PH sapaan akrabnya, yang tertinggi, yang terbaik. "Walaupun dalam aturan tidak ada mewajibkan yang nilai tertinggi, Tapi itu adalah sebuah konsekuensi dari sebuah penilaian, yang terbaik itulah dia,”ujarnya.

Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Sanggau, Hendrykus Bambang berharap proses open bidding jabatan Sekda Sanggau berjalan transparan. Apapun hasilnya nanti dapat dipahami sebagai yang terbaik untuk dipilih memegang jabatan tertinggi bagi ASN tersebut.

“Keterbukaan dalam open bidding juga perlu. Karena dalam seleksi terbuka ini kita mendapatkan satu tokoh, satu pejabat yang betul-betul kita ketahui bersama-sama kemampuan dan kapasitasnya,” katanya, Rabu (11/9/2019).

Baca: Lima Posisi Eselon II Kosong, Edi Kamtono Minta Eselon III Ikuti Open Bidding

Baca: Open Bidding Sekda Sanggau, Herkulanus: Tim Pansel Sudah Terbentuk

Baca: Open Bidding Jabatan Kepala DBM SDA Sanggau Batal Dilaksanakan, Ini Penyebabnya

Politisi Golkar Sanggau itu berharap, semua pihak dapat mempercayakan seluruh proses open bidding ini kepada tim panitia seleksi."Artinya, siapapun peraih nilai tertinggi dalam seleksi ini dapat dihargai dan itulah yang terbaik, "ujarnya.

Ia juga menegaskan, tidak sependapat jika yang dipilih sebagai Sekda Sanggau nantinya tidak berdasarkan nilai tertinggi.
“Open bidding sebagai satu proses. Satu cara yang kita sepakati dalam hal menghasilkan yang terbaik, kenapa kita mengingkari itu. Saya tidak mau itu nilai tertinggi tidak mesti dipilih terjadi. Mungkin ada kendala-kendala non teknis, tapi kita percayakan dengan proses open bidding ini, itu kita sepakati bersama,”ujarnya.

Bambang menambahkan, ketika sudah berbicara nilai tertinggi, tidak ada lagi ini orangnya siapa, ini bawaan siapa, titipan siapa.
“Saya berharap, semua pihak kalau sudah keluar hasil open bidding ini, harus bisa menerima. Jangan ada intervensi, cari kesalah,”tegasnya.

Selain itu, ia juga berharap Sekda Sanggau nantinya adalah figur yang benar-benar memiliki kapasitas dan kapabilitas, mampu memimpin birokrasi di Kabupaten Sanggau.

“Kita harapakan juga, sosok Sekda yang mau menerima segala kritikan, masukan dan mau duduk bersama sebagai mitra. Bukan hanya sebagai pengambil keputusan atau penentu kebijakan saja. Tetapi seorang sosok yang mampu dan mau bekerjasama, baik secara teknis, bisa memahami segala riak-riak dan kondisi di DPRD yang sangat dinamis,”pungkasnya.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved