Muhammad Oma Sebut Ada 62 Titik Panas di Kayong Utara

Muhammad Oma menyebut saat ini masih terpantau sebanyak 62 titik panas di Kabupaten Kayong Utara

Muhammad Oma Sebut Ada 62 Titik Panas di Kayong Utara
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ADELBERTUS CAHYONO
Kepala BPBD Kayong Utara, Muhammad Oma menunjuk lahan yang terbakar di dekat SMP Negeri 3 Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Senin (9/9/2019). 

Muhammad Oma Sebut Ada 62 Titik Panas di Kayong Utara

KAYONG UTARA - Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kayong Utara, Muhammad Oma menyebut saat ini masih terpantau sebanyak 62 titik panas di Kabupaten Kayong Utara, Rabu (11/9/2019).

Oma mengatakan, titik panas paling banyak terdapat di Kecamatan Pulau Maya, meski dia tidak menyebut secara rinci berapa jumlahnya.

Menurut Oma, keterbatasan sumber air membuat mereka kesulitan memadamkan api di wilayah-wilayah yang terjadi kebakaran.

"Sumber air kering, serta medan tempuh ke lokasi kebakaran yang sulit dijangkau, karena daerah kepulauan yang daratannya terputus dengan kecamatan lain," kata Oma kepada Tribun.

Baca: Titik Panas Masih Terdeteksi di Indonesia dan Beberapa Negara ASEAN

Baca: VIDEO: Data BMKG 3116 Titik Panas di Kalbar dan Pontianak Diselimuti Asap Tebal

Baca: Kepala Sekolah SDN 45 Benarkan Terjadinya Kekerasan Guru Pada Murid

Oleh karena itu, Oma berharap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait kedepannya membuat sumur atau embung di daerah-daerah yang rawan terjadi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Oma pun menyarankan mereka membersihkan dan memperdalam parit-parit untuk mempermudah aliran air dari sungai maupun laut.

"Kondisi yang kami jumpai selama ini di lapangan banyak parit atau irigasi tertutup oleh semak belukar, menyebabkan air pasang tidak bisa masuk," ujar Oma.

Update berita pilihan
tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak

Penulis: Adelbertus Cahyono
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved