Umi Rifdiawaty Harap Proses Seleksi Cakada dari PDI Perjuangan Demokratis dan Terbuka

"Kami melihatnya sebagai sebuah strategi dari PDIP untuk mendapatkan momentum dalam pemilihan serentak 2020," katanya, Rabu (11/09/2019)

Umi Rifdiawaty Harap Proses Seleksi Cakada dari PDI Perjuangan Demokratis dan Terbuka
TRIBUPONTIANAK.CO.ID/RIDHO PANJI PRADANA
Ketua KPU Kalbar Umir Umi Rifdiawaty 

Umi Rifdiawaty Harap Proses Seleksi Cakada dari PDI Perjuangan Demokratis dan Terbuka

PONTIANAK - Presedium JaDI Kalbar, Umi Rifdiawaty menilai dengan PDIP yang merupakan partai yang pertama membuka penjaringan untuk bakal calon pasangan kepala daerah dan wakil kepala daerah di 7 kabupaten untuk pemilihan serentak tahun 2020 agar mendapat momentum.

Namun, ia berharap agar kemudian penyeleksian nantinya dapat dilaksanakan secara terbuka dan demokratis.

"Kami melihatnya sebagai sebuah strategi dari PDIP untuk mendapatkan momentum dalam pemilihan serentak 2020," katanya, Rabu (11/09/2019)

Karena sebagaimana diketahui, lanjutnya, KPU sudah menetapkan PKPU Nomor 15 Tahun 2019 tentang tahapan program dan jadwal pemilihan serentak kepala daerah dan wakil kepala daerah tahun 2020. 

Baca: Update Hingga Pukul 16.00 WIB, Berikut 16 Nama Pendaftar Cakada ke PDI Perjuangan Bengkayang

Baca: Hari Ketiga, 12 Orang Telah Daftarkan Diri di DPC PDI Perjuangan Bengkayang

"Kami meyakini parpol lain juga akan melakukan hal yang sama, terutama untuk memenuhi kuota minimal 20 persen kursi atau 25 persen suara sah sebagai syarat mendaftarkan pasangan calon kepala daerah," katanya.

Parpol, lanjut dia, juga tentunya akan melakukan komunikasi politik jika perolehan kursi atau suara sah hasil pemilu 2019 belum mencukupi kuota minimal untuk mendaftarkan pasangan calon dengan cara bergabung dengan parpol. 

Baca: PDI Perjuangan Buka Pendaftaran Calon Bupati dan Wakil Bupati Sekadau

Baca: Yulius: Tindakan PDI Perjuangan Terhadap Alexius Akim Merusak Demokrasi

"Bahkan bisa saja terjadi parpol yang sudah memenuhi kuota pun akan memilih untuk tetap bergabung dengan parpol lain sebagai sebuah strategi pemenangan, hal ini sah saja terjadi sepanjang parpol melakukan secara demokratis dan terbuka," katanya. 

Udate berita pilihan tribunpontianak.co.id di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribunpontianak 

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved