Lepas Bulan Kitab Suci Nasional Tahun 2019, Ini Pesan Bupati Paolus Hadi
Bupati Sanggau, Paolus Hadi didampingi Kapolres Sanggau, AKBP Imam Riyadi, Dandim 1204/Sanggau, Letkol Inf Gede Setiawan
Penulis: Hendri Chornelius | Editor: Madrosid
"Saya juga berharap mari kita jaga perdamaian dan toleransi yang sudah tertanam dengan baik di Kabupaten Sanggau ini. Jangan mau mendengarkan hoax atau menyebarkan berita-berita yang belum tentu benar, "tegasnya.
Vikjen Keuskupan Sanggau, Pastor Riyadi menyampaikan bahwa tujuan dari BKSN yang diselenggarakan setiap tahun pada September adalah agar seluruh umat katolik, perrama memiliki buku kitab suci.
"Dan kedua, supaya umat katolik membaca kitab suci sebagai sabda tuhan secara pribadi. Dan ketiga selama BKSN ini kita menghormati dan mewartakan kitab suci yang kita miliki, kita renungkan tersebut dalam kehidupan nyata sehari-hari, "ujarnya.
Dalam segala kegiatan, lanjutnya, baik pribadi maupun kelompok hendaknya kita semua mengambil bagian dalam lomba-lomba, kegiatan-kegiatan lain yang membangun semangat, mencintai kitab suci.
"Kita yakin bahwa kitab suci adalah sarana untuk berjumpa dengan tuhan secara pribadi. Dan bersama-sama sebagai umat allah, "katanya.
Pawai pembukaan BKSN yang kita selenggarakan adalah bukti bahwa kita menghormati dan menjunjung tinggi kitab suci. Serta kita berani memperkenalkanya kepada khalayak ramai.
"Sabda tuhan yang kita baca, kita renungkan dan junjung tinggi harus menjadi penuntun, harus menjadi pedoman hidup, harus menjadi pelita dan terang sekaligus merupakan doa pribadi kita yang sangat indah kepada tuhan, "tuturnya.
Dalam sambutanya, Ketua Panitia BKSN Tahun 2019, Sekundus Ritih menyampaikan, Pada sore ini peserta pawai cukup antusias, begitu juga anak-anak. Dan ada sekitar 10 kendaraan hias dari Paroki Hati Kudus Yesus dan 9 dari
Paroki Santa Maria Bunda Pengharapan Bunut.
"Kita berharap sebagaimana dengan tema BKSN Tahun 2019 mengenai keprihatinan gereja terhadap isu-isu lingkungan, mari kita sama-sama untuk memerangi penggunaan plastik agar kita bisa menjaga lingkungan lebih baik, "katanya.
Sekundus juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh kring, 19 Kring di Paroki Hati Kudus Yesus dan 9 Kring di Paroki Santa Maria Bunda Pengharapan Bunut.
"Kemudian juga luar biasa antusiasme dari anak-anak asrama putri dan putra, misdinar, serta kelompok-kelompok kategorial. Mari kita sama-sama melaksanakan kegiatan ini dengan sebaik-baiknya dan ini menandai kegiatan dalam rangkaian satu bulan kedepan, nanti akan ada perlombaan juga yang akan kita lakukan setelah kegiatan ini, "pungkasnya.
Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/dandim-1204sanggau-letkol-inf-gede-setiawan-vikjen-keuskupan-sanggau-pastor-riyadi.jpg)