Operasi Patuh Kapuas 2019 di Bengkayang, Polri Libatkan TNI, Satpol PP dan Dishub

Polres Bengkayang libatkan Personil gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub melaksanakan Apel Pasukan Operasi

Operasi Patuh Kapuas 2019 di Bengkayang, Polri Libatkan TNI, Satpol PP dan Dishub
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Kapolres Bengkayang AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Santo sematkan tanda operasi ke Satpol PP dan TNI 

Operasi Patuh Kapuas 2019 di Bengkayang, Polri Libatkan TNI, Satpol PP dan Dishub

BENGKAYANG - Polres Bengkayang libatkan Personil gabungan TNI, Polri, Satpol PP dan Dishub melaksanakan Apel Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan dengan sandi Patuh Kapuas-2019 yang dilaksanakan di Mako Polres Bengkayang, pada Kamis (29/08/19) pagi.

Apel gelar Pasukan di pimpin langsung oleh Kapolres Bengkayang AKBP Yos Guntur Yudi Fauris Santo dan di hadiri oleh Bupati Bengkayang, Ketua DPRD Kab. Bengkayang, Pabung Dandim 1202 Singkawang, Kadis Ops Lanud Harry Hadisoemantri, Pengadilan Negeri Bengkayang, Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Bengkayang, Camat Bengkayang, Kepala Dinas Kab. Bengkayang, PJU Polres Bengkayang serta para Kapolsek jajaran Polres Bengkayang.

Dalam amanatnya, Kapolres Bengkayang membacakan sambutan dari Kapolda Kalbar bahwa keselamatan dalam berlalu lintas memang sering diabaikan bahkan tidak dianggap penting.

Hal itu dapat ditunjukkan dari Political Will pengguna Lalu Lintas.

Baca: Polres Bengkayang Limpahkan Perkara Ferrari dan Chevrolet Chevelle SS Ilegal ke Bea Cukai

Baca: 45 Kendaraan Roda Dua dan Empat Terjaring Operasi Patuh Kapuas 2019 Satlantas Polres Singkawang

“Kesadaran pengguna lalu lintas, baik pejalan kaki, pengendara kendaraan bermotor, maupun pengguna jalan lainnya masih rendah”, ucap Kapolres Bengkayang.

Untuk diketahui bahwa data jumalah kecelakaan lalu lintas untuk pelaksanaa Operasi Patuh Kapuas tahun 2018 di wilayah Hukum Polda Kalbar sebanyak 25 kejadian, mengalami kenaikan 3 kejadian atau+16,67% disbanding periode tahun 2017 sebanyak 18 kejadian.

Jumlah korban meninggal dunia tahun 2018 sebanyak 6 orang, mengalami penurunan 3 orang atau -33,33% dibanding tahun 2017 sebanyak 9 orang.

Jumlah korban luka berat tahun 2018 sebanyak 15 orang, mengalami kenaikan 7 orang atau +87,50% dibanding tahun 2017 sebanyak 8 orang.

Halaman
12
Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved