Polisi Musnahkan 44 Kotak Daging Kerbau Ilegal Asal Malaysia

Karena melanggar Pasal 31 ayat (1) UU RI No.16 Tahun 1992, Tentang karantina hewan, ikan, dan tumbuhan

Polisi Musnahkan 44 Kotak Daging Kerbau Ilegal Asal Malaysia
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Polres Bengkayang saat lakukan pemusnahan barang ilegal dengan cara di bakar. 

Polisi Musnahkan 44 Kotak Daging Kerbau Ilegal Asal Malaysia

BENGKAYANG - Polsek Jagoi Babang polsek Jagoi babang mengamankan daging kerbau dari malaysia yang tidak di lengkapi dokumen, Minggu (25/8/2019) Kemarin

Daging Kerbau ilegal Asal Malaysia itu diamankan saat melaksanakan razia Cipta kondisi dan  berhasil mengamankan satu kendaraan roda empat jenis innova KB 1056 MC dan setelah dilakukan pemeriksaan didapat 44 (Empat puluh empat) kotak daging kerbau.

Kapolsek Jagoi Babang Kompol Oon Sudarman menuturkan puluhan kotak daging kerbau itu berasal dari malaysia yang tidak dilengkapi dokumen.

Baca: VIDEO: Sutarmidji Ingin Penindakan Maksimal Pada Pelaku Tindak Pidana Narkoba

Baca: Kembangkan Informasi Geospasial, Pemkab Sanggau Jalin MoU dengan BIG

"Saat mobil dan barang diamankan,  pelaku pembawa daging kerbau yakni DA Warga Bangka Belitung Darat, Kecamatan Pontianak Tenggara ini saat diamankan barang bawaan karena tidak dapat menunjukan karena memang  memiliki dokumen sah atas barang di bawa nya,"kata Oon

"Kita amankan pelaku ilegal dan berikut barang bukti daging kerbau ilegal dan kita telah buatkan  Laporan Polisi Nomor: LP/134/A/VIII/Res.1.3./2019/Kalbar/Res Bky/Sek Jgbb tgl 25 Agustus 2019 tentang  Karantina hewan, ikan dan tumbuhan," lanjut dia.

Daging kerbau bersama barang ilegal hasil tangkapan jajaran Polres Bengkayang lainnya tersebut di lakukan pemusnahan dengan cara di bakar ini di halamalan sekitar  Polres Bengkayang, Senin (26/8/2019) yang dipimpin Waka Polres Bengkayang Kompol H. Adiono Dwi Waluyo dan Kasat reskrim AKP Michael Terry Hendrata.

Selain itu juga di hadiri perwakilan dari Karantina, Kabid Peternakan Kab Bengkayang drh Dedy Rinaldy, Kasi Pengembangan Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Kab. Bengkayang

Selanjutnya, ‎setelah di lakukan  pemusnahan dilakukan di polres bengkayang, dan berkas perkara di limpahkan ke Karantina Hewan dan Tumbuhan Entikong wilayah kerja Pos Lintas Batas Jagoi Babang 

"Karena melanggar Pasal 31 ayat (1) UU RI No.16 Tahun 1992, Tentang karantina hewan, ikan, dan tumbuhan," pungkas Kapolsek Jagoi Babang, Oon Sudarman.

 Cek 10 Berita Pilihan Tribun Pontianak di Whatsapp Via Tautan Ini: Tribun Pontianak Update 

Penulis: Hadi Sudirmansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved