Sidiq Handanu Menilai Anemia Satu di antara Faktor Terjadi Kematian Ibu Hamil

Sidiq Handanu menerangkan, anemia merupakan satu di antara faktor resiko timbulnya angka kematian ibu hamil karena pendarahan

Sidiq Handanu Menilai Anemia Satu di antara Faktor Terjadi Kematian Ibu Hamil
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SYAHRONI
Kadiskes Kota Pontianak, Sidiq Handanu. 

Sidiq Handanu Menilai Anemia Satu di antara Faktor Terjadi Kematian Ibu Hamil

PONTIANAK - Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak, Sidiq Handanu menerangkan, anemia merupakan satu di antara faktor resiko timbulnya angka kematian ibu hamil karena pendarahan, keguguran dan terjadinya stunting.

Anemia pada ibu hamil angkanya cukup tinggi, di angka nasional sekitar 48 persen.

"Dan itu salah satu faktor yang harus diatasi, dimana ketika pada usia remaja harus sudah ditangani," ujarnya.

Baca: Danlantamal XII Pontianak Ikuti Festival Durian Bumi Khatulistiwa 2019

Baca: Ahsan/Hendra Jadi Juara BWF Kejuaraan Dunia Bulutangkis 2019 Ganda Putra, Kado Ultah Buat Hendra

Baca: Kampanyekan Cegah Anemia, Diskes Bagikan Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri

Apabila tidak dicegah sejak masa remaja, dikuatirkan saat menikah nanti dan mengandung, anemia yang dideritanya akan terus berlanjut.

Diakuinya, anemia pada remaja putri masih cukup tinggi dan salah satu pencegahannya adalah dengan minum tablet penambah darah sepekan sekali.

"Kita terus mengadvokasi pada sekolah-sekolah untuk bersama-sama memberikan kesadaran pada semua pihak agar mereka mau meminum tablet penambah darah cukup sepekan sekali," ujarnya.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved