Rapat Kerja Pentas Seni Budaya Dayak Pameran DAD di Ketapang

‎T‎ujuan memohon ijin dan meminta perlindungan kepada Sang Pencipta sebagai Penguasa langit dan bumi berserta seluruh ciptaannya,

Rapat Kerja Pentas Seni Budaya Dayak Pameran DAD di Ketapang
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Ketua Panitia Rapat Kerja Pentas Seni Budaya Dayak Pameran DAD Kabupaten Ketapang, F Akia. 

Rapat Kerja Pentas Seni Budaya Dayak Pameran DAD di Ketapang

KETAPANG - Rapat Kerja Pentas Seni Budaya Dayak Pameran Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Ketapang, Kalimantan Barat Tahun 2019 akan berlangsung pada tanggal 4-8 September 2019.

Direncanakan dalam ‎pembukaannya dilakukan oleh Bupati Ketapang, Martin Rantan dengan seremony kegiatan berupa carnaval display seluruh etnis yang ada di Kabupaten Ketapang, dilakukan bersama OPD dan undangan yang mengunakan pakaian atribut dayak.

Hal tersebut diungkapkan Ketua Panitia Rapat Kerja Pentas Seni Budaya Dayak Pameran DAD Kabupaten Ketapang, F. Akia, pada Minggu (25/08/2019) di Ketapang.

Baca: Ancaman Bencana Demografi perlu Penanganan Lintas Sektor

Baca: Muhammad Hasan: Selamat datang Mahasiswa Baru IAIN Pontianak

‎Akia menjelaskan kegiatan rapat kerja, Pentas Seni Budaya Dayak, dan Pameran DAD tersebut akan berlangsung selama lima hari yang didahului dengan upacara adat "Beniat Benajar, Bepintak Mencatu ke Perimbang Tanah Arai".

"T‎ujuan memohon ijin dan meminta perlindungan kepada Sang Pencipta sebagai Penguasa langit dan bumi berserta seluruh ciptaannya, agar selama melaksanakan kegiatan tersebut tidak mengalami hambatan atau rintangan," kata Akia.

Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana Kabupaten Ketapang ini juga berharap agar pelaksanaan kegiatan Rapat Kerja, Pentas Seni Budaya Dayak, dan Pameran DAD dapat berjalan lancar sebagaimana yang diharapkan dengan mencermikan kultur budaya bangsa Indonesia yang berlandaskan Bhinineka Tunggal Ika.

Menurutnya Pentas Seni budaya Dayak, dan Pameran DAD ini adalah suatu event seni budaya daerah yang bersifat nasional dan terbuka untuk umum. ‎

Kegiatan ini, dijelaskan Akia merupakan event yang keenam dengan harapan sebagai langkah untuk mempromosikan seni budaya Dayak Kabupaten Ketapang, sehingga dapat menyedot pengunjung yang luar biasa.

Adapun peserta yang akan hadir nantinya disebutkan Akia, dari Majelis Adat Dayak Nasional (MADN), DAD Provinsi Kalimantan Barat, DAD Kabupaten Ketapang, DAD Kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Ketapang.

Akia menerangkan materi acara dan pagelaran seni budaya yang akan ditampilkan dalam event ini seperti ritual Upacara Adat "Beniat Benajar, Bepintak Mencatu ke Perimbang Tanah Arai" yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 3 September 2019, bertempat di halaman pendopo Bupati Ketapang serta beberapa tempat lainnya yang telah ditentukan oleh Seksi Upacara Adat.‎

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved