Komunitas Adat Akan Gelar Muswil III, Ini Agenda yang Dibahas

Memperkuat eksistensi Masyarakat Adat dan Sistem Perladangan Kearifan Lokal untuk Kedaulatan Pangan dan Keberlanjutan Kehidupan

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Pamflet Kegiatan Muswil 

Komunitas Adat Akan Gelar Muswil III, Ini Agenda yang Dibahas

SINGKAWANG - 152 komunitas adat akan melaksanakan musyawarah wilayah (Muswil) Kalimantan Barat (Kalbar) III di Bodok, Kabupaten Sanggau pada 30 hingga 31 Agustus 2019.

"Peserta Muswil adalah komunitas masyarakat adat anggota Aliansi Masyarakat Adat Nusantara (AMAN) yang berjumlah 152 komunitas," kata Deputi Badan Pelaksana Harian (BPH) AMAN Kalbar, Glorio Sanen, Senin (26/8/209).

Muswil III mengangkat tema "Memperkuat eksistensi Masyarakat Adat dan Sistem Perladangan Kearifan Lokal untuk Kedaulatan Pangan dan Keberlanjutan Kehidupan".

Baca: VIDEO: Inilah Suasana Lomba Saprahan di Kapuas Hulu

Baca: Gelar Lomba Saprahan, Ketua MPMKB: Ini Harus Dilestarikan

Musyawarah Masyarakat Adat Wilayah Kalbar merupakan momentun konsolidasi nasyarakat adat dengan agenda mengevaluasi Kinerja Pengurus Wilayah AMAN Kalbar periode 2014-2019.

Menyusun Program Kerja dan Resolusi PW AMAN Kalbar Periode 2019-2024. Memilih Dewan AMAN dan Ketua BPH.

Selain itu ada beberapa isu yang akan dibahas di antaranya forum peladang tradisional yang akan dibentuk.

Mendorong pengesahan dan mengawal implentasi Perda masyarakat adat dan menyusun rencana strategis pengelolaan hutan adat yang sudah ditetap oleh Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

"Pengambilan keputusan dan pemilihan pengurus AMAN Kalbar dilaksanakan secara musyawarah," tuturnya.

Penulis: Ridhoino Kristo Sebastianus Melano
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved