VIRAL Perjaka 26 Tahun Nikahi Sinden Wayang Janda Usia 50 Tahun & Kisah Kakek 83 Tahun Nikahi Gadis

Keduanya menikah pada Rabu (21/08/2019). Mulanya, kabar pernikahan Destoko dan Rasmiati viral di media sosial Facebook.

TRIBUN JATENG/PERMATA PUTRA SEJATI
VIRAL Perjaka 26 Tahun Nikahi Sinden Wayang Janda Usia 50 Tahun & Kisah Kakek 83 Tahun Nikahi Gadis 

Karena mereka sudah saling mengagumi dan jatuh cinta, Rasmiati lalu yang memberanikan diri datang menemui orang tua Destoko.

"Aku bilang sama dia, kalau kamu suka sama aku bilang sama orang tuaku," kata Destoko.

Rasmiati akhirnya memberanikan diri datang dan memohon restu apakah bisa melanjutkan ke jenjang pernikahan.

Mendengar niatan mereka untuk mensyahkan menjadi sepasang suami-istri, ibunda Destoko, Narsiti mengaku setuju dan memasrahkan keputusan kepada anaknya itu.

"Sebenarnya orang tua sudah menasehati dan meyakinkan apakah benar-benar siap menikah dengan Rasmiati.

Tetapi orang tua memasrahkan kembali pada anak, jika sudah suka ya bagaimana lagi," jawab Narsiti.

Karena kedua keluarga sudah saling setuju dan mereka sudah memutuskan untuk menikah, akhirnya pada Rabu (21/8/2019) mereka berdua melangsungkan akad pernikahan.

 

Pernikahan Serupa

Pernikahan beda usia kembali viral di Kabupaten Tegal, kali ini seorang kekek berusia 83 tahun menikahi gadis berumur 27 tahun.

Mbah Dirgo pertama kali bertemu Nuraeni pada awal Juni 2019 lalu, saat perempuan berusia 27 tahun itu menjadi salah satu "pasiennya."

Berdasarkan penuturan warga sekitar, Mbah Dirgo diketahui sebagai “orang pintar” yang kerap mengobati orang sakit.

Mbah Dirgo menikahi Nuraeni pada Minggu (18/8/2019) dan foto pernikahan mereka beredar luas di media sosial.

Nur menaruh hati kepada Mbah Dirgo setelah beberapa kali bertemu saat berobat.

Perasaan suka tersebut kemudian disampaikan Nur kepada ayahnya, Sukadi (63).

v

Foto dokumen facebook, Mbah Dirgo (83) bersama istrinya Nuraeni (27) mengenakan baju pengantin usai melaksanakan akad nikah di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Minggu (18/8/2019)  (KOMPAS.com/Tresno Setiadi)

“Nur dan keluarga sempat menyampaikan maksudnya.

Dan saya sempat heran kenapa mau menikah dengan saya.

Waktu itu saya sarankan memilih pria lain yang lebih muda,” kata Mbah Dirgo.

Nur adalah warga Desa Jatilaba, Kecamatan Margasari, Kabupaten Tegal. Sementara Mbah Dirgo tinggal di Desa Pagerbarang, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal.

Sukadi, ayah Nur bercerita sejak bercerai dengan suaminya yang pertama, Nur sempat depresi.

Ia memilih bercerai karena suaminya tidak memberi nafkah.

Saat depresi itulah, Sukadi membawa Nur ke Mbah Dirgo untuk menjalani pengobatan.

Setelah beberapa kali diobati Mbah Dirgo, Nur merasa lebih sehat.

“Anak saya lulusan SD. Dulu sehat-sehat saja.

Namun, setelah bercerai, sering ngomong dan ketawa-ketawa sendiri,” ujar Sukadi.

Saat akan menikah, Nur mengaku sempat meminta masukan pada anak Mbah Dirgo.

Mbah Dirgo (83) bersama istrinya Nuraeni (27) saat di kediaman mereka di Desa Pagerbarang, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (21/8/2019)
Mbah Dirgo (83) bersama istrinya Nuraeni (27) saat di kediaman mereka di Desa Pagerbarang, Kecamatan Pagerbarang, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Rabu (21/8/2019) (KOMPAS.com/Tresno Setiadi)

"Sebelumnya saya nanya bapak dulu.

Saya waktu itu bilang yang penting saya bisa sehat dan senang bisa menikah.

Dan bapak mengizinkan. Saya juga sempat minta masukan anak kakek (Mbah Dirgo)," ujar Nur.

Sutarti, anak Mbah Dirgo sempat menasihati Nur, salah satunya karena usia Nur dengan ayahnya sangat jauh.

“Saya sering kasih pertimbangan. Tapi dia tetap keukeh ingin menikah sama bapak.

Dia tidak mau nikah sama pria lain.

Alasannya sudah mantap karena sudah telanjur cinta,” ujar dia.

Namun Sutarti mengatakan bahwa pernikahan ayahnya dengan Nur bukan karena ayahnya "orang pintar." (*)

Editor: Rizky Prabowo Rahino
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved