Makelar Kasus Sebut Oknum Jaksa Dapat Tuntaskan Kasus, Tersangka Enggan Ungkap Identitas

karena diakuinya oknum Jaksa tersebut juga pernah membebaskan satu di antara warga yang tersandung kasus pada perkara lain,

Makelar Kasus Sebut Oknum Jaksa Dapat Tuntaskan Kasus, Tersangka Enggan Ungkap Identitas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ NUR IMAM SATRIA
Tersangka kasus penipuan dengan modus makelar kasus, MS (35) saat dihadirkan pada konferensi pers yang digelar di Mapolres Ketapang. 

 Makelar Kasus Sebut Oknum Jaksa Dapat Tuntaskan Kasus, Tersangka Enggan Ungkap Identitas

KETAPANG  – Oknum LSM berinisial MS (35) yang saat ini berstatus tahanan Polres Ketapang dengan tindak pidana kasus penipuan dengan modus Makelar Kasus (Markus), mengatakan bahwa kedekatan dirinya dengan seorang oknum Jaksa yang membuat dirinya berani untuk menjanjikan kepada korbannya untuk menyelesaikan sebuah kasus.

Saat diwawancarai awak media pada Konferensi Pers yang digelar di Mapolres Ketapang, Kamis (22/08/2019) MS tidak mau memberikan nama oknum jaksa tersebut, dengan alasan melanggar kode etik.

"Disini kita sudah melakukan upaya, kedekatan kita dengan salah satu teman kita Jaksa dan kita tidak bisa sebutkan namanya karena itu kode etik kita," terang MS.

Baca: Ribuan Pengunjung Antre untuk Makan Durian Gratis di Festival Durian 2019

Baca: Jadikan Wali Kota Cup Ajang Try Out Atlet Catur Pra PON

MS pun tidak memberikan keterangan secara jelas kepada awak media terkait siapa pihak yang menentukan besaran biaya untuk mengeluarkan adik kandung pelapor, namun dari penjelasan Kasat Reskrim Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto tersangka MS ini meminta uang kepada keluarga Heriyanto sebesar Rp 50Juta, agar Heriyanto dapat bebas tanpa syarat.

Lebih lanjut MS menjelaskan bahwa dari biaya yang diberikan keluarga korban untuk menyelesaikan kasus yang dijalani Heriyanto ini, MS juga meminta biaya jasa karena ikut terlibat dalam menyelesaikan persoalan dari keluarga pelapor.

Ia pun mengaku yakin kepada oknum Jaksa tersebut dapat mengeluarkan keluarga pelapor, karena diakuinya oknum Jaksa tersebut juga pernah membebaskan satu di antara warga yang tersandung kasus pada perkara lain, namun bukan melalui jasanya.

"Kita juga merasa minta jasa, jasa kita untuk mengurus. Kita sudah bekompromi lebih dalam sama teman kita salah satu oknum di kejaksaan makanya kita memastikan kepada keluarga Heriyanto alias unyil dengan uang segitu bebas.Terbukti pada tanggal 29 tahanannya bebas," jelasnya.

Penulis: Nur Imam Satria
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved