Polisi Tangkap Seorang Warga Selimbau di Pontianak, Ini Kasusnya

Sekitar waktu 3 jam foto senonoh itu tersebar di Medsos Facebook, akhirnya pelaku menghapus foto tersebut di akun Facebook miliknya.

Polisi Tangkap Seorang Warga Selimbau di Pontianak, Ini Kasusnya
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ SAHIRUL HAKIM
Kapolres Kapuas Hulu AKBP R Siswo Handoyo 

Polisi Tangkap Seorang Warga Selimbau di Pontianak, Ini Kasusnya

KAPUAS HULU - Jajaran Kepolisian Polres Kapuas Hulu berhasil menangkap tersangka diduga pelaku menyebarkan foto tak senonoh kekasihnya di Media Sosial (Facebook).

Kapolres Kapuas Hulu AKBP R Siswo Handoyo menyatakan, tersangka berinisial FZ (24) merupakan warga Kecamatan Selimbau.

Sedangkan korban yaitu kekasih tersangka bernama berinisial NL (19).

"Tersangka tak terima kekasihnya telah memiliki cowok baru. Karena merasa sakit hati, lalu tersangka memasang foto tak senonoh korban di akun Facebook tersangka itu sendiri," ujar  Siswo Handoyo kepada wartawan, Selasa (20/8/2019).

Baca: Frater Kehi: Intelektual Harus untuk Kebenaran

Baca: Polisi Gerebek Diduga Pengedar Sabu di Sungai Pinyuh, Ini Barang Bukti Yang Diamankan

Atas perbuat tersangka, lalu korban melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian, karena merasa namanya tercemar di media sosial Facebook. Sebelum melaporkan ke polisi, korban sempat meminta pelaku untuk menghapus postingan foto tak senonoh tersebut.

"Sekitar waktu 3 jam foto senonoh itu tersebar di Medsos Facebook, akhirnya pelaku menghapus foto tersebut di akun Facebook miliknya. Namun korban tetap tidak terima dan melaporkan ke kepolisian," ucap Siswo Handoyo

Atas laporan tersebut, Satreskrim Polres Kapuas Hulu menindaklanjuti dan mencari tahu keberadaan pelaku. Setelah dilakukan penyelidikan ternyata, pelaku tinggal di salah satu indekos Kota Pontianak, kemudian petugas langsung meringkus pelaku dan membawanya ke Polres Kapuas Hulu.

"Tersangka melanggar pasal 45 ayat (1) Jo Pasal 27 ayat (1) Undang-undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan atas Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dengan ancaman kurungan enam tahun penjara," tukas  Siswo Handoyo.

Penulis: Sahirul Hakim
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved