Bupati Atbah Suhaili Pimpin Rapat Rembuk Stunting di Sambas

Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, pagi tadi membuka rapat rembuk stunting Kabupaten Sambas, Senin (19/8/2019).

Bupati Atbah Suhaili Pimpin Rapat Rembuk Stunting di Sambas
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/M WAWAN GUNAWAN
Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, saat membuka rapat rembuk stunting Kabupaten Sambas, Senin (19/8/2019). 

Bupati Atbah Suhaili Pimpin Rapat Rembuk Stunting

SAMBAS - Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, pagi tadi membuka rapat rembuk stunting Kabupaten Sambas, Senin (19/8/2019).

Kegiatan tersebut, dilaksanakan di aula utama kantor Bupati Sambas.

Dalam sambutannya Atbah mengatakan stunting merupakan kondisi gagal tubuh pada anak-anak.

Hal itu merupakan akibat dari kekurangan gizi kronis sehingga anak menjadi terlalu pendek pada usianya.

"Stunting dapat mengakibatkan tubuh kembang anak menjadi terhambat, hal ini akan menjadi ancaman bagi masa depan mereka dan masa depan daerahnya" ujarnya.

Baca: Jadi Pembina Upacara di SMP dan SMA Anak Negeri, Ini Pesan Susana Herpena

Baca: FOTO: Polresta Pontianak Press rilis Dua Kasus Berbeda dengan Tiga Tersangka Spesialis Rumah Kosong

Baca: Musrenbang, Pemkab Landak Lakukan Perubahan RPJMD Tahun 2017-2022

Ia mengatakan hasil dari pantauan status gizi yang dilakukan oleh Kementerian Kesehatan RI di Kabupaten Sambas.

Menunjukkan, jika kondisi Stunting balita di Kabupaten Sambas dari tahun 2015 hingga 2018 terjadi penurunan.

"Tahun 2016 stunting balita di Kabupaten Sambas sebesar 38,5% sedangkan pada tahun 2018 stunting balita kita 27,26%" tuturnya.

Lebih lanjut ia menjelaskan Pemerintah Kabupaten Sambas telah membentuk Tim Percepatan Penurunan Stunting atau yang disingkat TPPS Kabupaten Sambas.

"Untuk percepatan penurunan stunting kita telah membentuk 4 pokja yang masing-masing mempunyai peranan penting, yakni bidang edukasi dan kampanye, bidang kewaspadaan pangandan gizi, bidang partisipasi masyarakat dan perlindungan sosial serta bidang perencanaan program monitoring evaluasi pelaporan," jelasnya.

Oleh karenanya, Atbah berharap dengan di bentuknya Tim Pokja tersebut akan dapat meningkatkan Koordinasi, Singkornisasi, Harmonisasi dan Integrasi Program dan Kebijakan Penanggulangan Stunting di Kabupaten Sambas.

Penulis: M Wawan Gunawan
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved