Aksi Heroik Pasukan Pengibar Bendera Panjat Tiang Kibarkan kembali Bendera Merah Putih Yang Terlepas
Pagi kemarin, upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka HUT RI ke-74 berhasil dikibarkan di lapangan bola
Penulis: Muhammad Luthfi | Editor: Madrosid
Citizen Reporter
Erni Yunita
PONTIANAK - Pagi kemarin, upacara pengibaran bendera merah putih dalam rangka HUT RI ke-74 berhasil dikibarkan di lapangan bola yang terletak di RT 16 RW 05 Dusun Mulia Usaha Desa Dusun Besar.
Sebelumnya bendera terlepas dari talinya saat dikibarkan oleh petugas pengibar bendera.
Dari perkampungan yang terletak di sebuah pulau terpencil yang berada di Kecamatan Pulau Maya, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.
Dikesempatan itu, Pasukan pengibar bendera terdiri dari siswa dan siswi SMA Negeri 1 Pulau Maya.
Dihadiri para pejabat Desa, staf Desa, guru, masyarakat umum, mahasiswa, beserta siswa dan siswi. Upacara berlangsung dengan khidmat, sang saka merah putih berhasil dikibarkan dengan terpaan angin yang pengibarkan semangat juang.
Baca: Pemuda Gang Muria Pontianak Barat Peringati 17 Agustus, Bersih-bersih Gang
Baca: Diskominfo Sanggau Terima Penghargaan Dari Bupati Sanggau Terkait Masuk Zona Hijau Pelayanan Publik
Baca: KKL IAIN Pontianak Ikut Jadi Peserta Upacara di Desa Jeruju Besar
Namun naasnya saat pembubaran barisan tiba-tiba komandan upacara menahan semua barisan agar tidak langsung bubar dan tetap di tempat. Dikarenakan dua tali bendera terlepas.
Semua panik melihatnya, akhirnya salah satu pasukan pengibar bendera bernama Yopi Prarata mencoba memanjat tiang bendera namun setalah sampai diatas ia tampak kesusahan akhirnya ia melorot turun.
Kemudian dicoba lagi oleh Imam salah seorang pasukan juga namun sampai setengah tiang ia sudah melorot kembali.
Akhirnya dicoba lagi oleh Joni Iskandar dengan membuka seragam Paskibranya dan betapa semua bangga ia berhasil mengikat kembali ikatan yang terlepas diatas tiang bendera yang tingginya sepuluh meter di atas tanah.
Sebuah rasa bangga anak bangsa berjiwa Nasionalis betapa mereka berjuang memanjat tiang bendera, satu tidak yang kedua mencoba sampai akhirnya siswa yang ketiga baru berhasil.
Teringat sebuah potongan sabda Rasulullah SAW. Ada tujuh golongan manusia yang akan dinaungi oleh Allah dibawah naungan ‘Arsynya pada hari tidak ada naungan selain naungan Allah Azza wa Jalla.
Salah satunya yaitu Pemuda yang tumbuh dalam ibadah kepada Allah Azza wa Jalla. (HR. Al-Bukhâri dan Muslim).
Karena cinta tanah air termasuk dari Iman, semoga kita termasuk pemuda pemudi yang mendapat naungan-Nya.
Dan semoga rasa nasionalis selalu tertanam didalam jiwa para pemuda Indonesia, menjadi pemuda yang berakhlakul Karimah, menjadikan negeri ini maju dengan akhlak dan semangatnya. Dapat menghapuskan Problematika Umat yang ada di Tanah Air kita ini.
Allahu Akbar, Merdeka Indonesia ke 74.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/pontianak/foto/bank/originals/joni-iskandar-anggota-paskibra-sma-negeri-1-pulau-maya.jpg)