Eddy Setyawan: Larangan Penjualan Daun Kratom Hanya Sebatas Lisan Saja

Sekarang tidak ada yang bisa nunjukan surat larangannya maka yang disampaikan gubernur kita juga benar , itu hanya isu dari BNN.

Eddy Setyawan: Larangan Penjualan Daun Kratom Hanya Sebatas Lisan Saja
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Pebisnis Daun Kratom Asal Pontianak, Eddy Setyawan

Eddy Setyawan : Larangan Penjualan Daun Kratom Hanya Sebatas Lisan Saja

PONTIANAK -Pebisnis Daun Kratom Asal Pontianak, Eddy Setyawan mengatakan sampai saat ini belum ada larangan untuk jual beli daun kratom secara tertulis dan hanya dalam bentuk lisan saja.

Sebagai pengusaha menanggapi hal ini ia merasa santai saja. Karena belum ada pernyataan tertulis dan misalkan nanti ada itu larangan tentu akan diberikan masa transisi selama 5 tahun.

"Jadi tidak semata-mata surat laranga nya terbit langsung di larang. Tidak seperti itu. Nanti akan ada masa sosialisasi , masa peralihan dan untuk petani ada pengganti tanaman lain atau apkah pemerintah akan menaikan harga karet, harga kelapa jadi bagus. Jadi pemerintah juga harus turun tangan," ujar Eddy Setyawan, Kamis (15/8/2019).

Baca: GM Aston Dukung Event Olahraga untuk Refresing Karyawan

Baca: Oknum Camat Yang Tersandung Kasus Cabul Belum Ditahan, Ini Penjelasan Prayitno

Ia mengatakan sampai detik ini belum ada surat larangan .Kalau pun ada ia ingjn pihak terkait untuk menunjukan langsung .

"Sekarang tidak ada yang bisa nunjukan surat larangannya maka yang disampaikan gubernur kita juga benar , itu hanya isu dari BNN. Kita tidak khawatir kalau memang kedepan tidak di perbolehkan. Tapi mungkin ditingkat petani akan lebih terasa,karena kita usahanya tidak hanya itu saja dan ada usaha lain ," jelasnya.

Ia katakan kalau untuk ditingkat pedangang usaha yang dijalankan tidak hanya itu saja dan ada usaha yang lainnya.

"Orang namanya usaha ada yang laris dan tidak itu sudah menjadi hal yang biasa. Seperti saya tidak hanya bisnis jual daun kratom. Salah satu usaha saya lainnya JNE di Paris II, dan sering isi training dan menjadi konsultan UKM, Digital marketing," imbuhnya.

Eddy melihat kalau untuk di Daerah Kalbar potensinya banyak sekali selain daun kratom ada juga madu hutan.

Namun ia mengaku keuntungan dari penjualan daun kratom ini sangat jelas. Terutama bagi petani karena harga karet dan sawit saat ini yang begitu turun. Tak sedikit membuat banyak petani beralih menjadi petani daun kratom.

Halaman
123
Penulis: Anggita Putri
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved