Bersepeda Jantung Borneo III Akan Tempuh Perjalanan Selama 3 Hari

Bersepeda sekaligus traveling, adalah salah satu kegiatan kombinasi yang dilaksanakan pada kegiatan Bersepeda di Jantung Borneo III.

Bersepeda Jantung Borneo III Akan Tempuh Perjalanan Selama 3 Hari
TRIBUNPONTIANAK/ISTIMEWA
Bersepeda Jantung Borneo III Akan Menempuh Perjalanan Selama 3 Hari 

Bersepeda Jantung Borneo III Akan Tempuh Perjalanan Selama 3 Hari

PONTIANAK - Bersepeda sekaligus traveling, adalah salah satu kegiatan kombinasi yang dilaksanakan pada kegiatan Bersepeda di Jantung Borneo III.

Rute kali ini akan dilakukan selama 3 (tiga) pada Tanggal 5 hingga 7 Desember 2019. Karena sebelumnya Jantung Borneo I dan II hanya satu hari.

"Rute yang akan ditempuh agenda tahunan ini yaitu etape I bermula dari Kantor Bupati Kapuas Hulu Putussibau menuju ke PLBN (Pos Lintas Batas Negara)Badau," ungkap Ketua Panitia Bersepeda di Jantung Borneo, Roni Wang kepada , Selasa (13/8/2019).

Menurutnya di etape I ini peserta akan menempuh jarak ± 165 km, para peserta akan berhenti untuk singgah di Rumah Betang, Sungai Utik untuk menikmati sajian makan siang dan menikmati kebudayaan Suku Dayak dengan sajian Ritual Adat Penyambutan Tamu, tarian Dayak dan juga makanan dan minuman khas Suku Dayak.

"Setelah itu, peserta akan langsung meneruskan perjalanan menuju PLBN Badau untuk kemudian beristirahat dan bermalam di Badau," tuturnya.

Baca: SMK-SMTI Pontianak Jadi Tim Penyusun Kurikulum Industri 4.0

Baca: HUT Pramuka ke-58 di Gor Opu Daeng Manambon, Bupati Erlina: Pramuka Harus Miliki Jiwa Patriotisme

Baca: Video Mesum Wanita Garut Digilir 3 Pria Ternyata Ada 44 Video, Dijual Rp 50 Ribu per Video di Medsos

Keesokan harinya, peserta akan melanjutkan etape II dengan rute PLBN Badau menuju Spaoh sejauh ± 90,3km. Spaoh adalah sebuah kota kecil di Sarawak, Malaysia. Di Spaoh peserta akan disambut oleh Spaoh Cycling Club di Gedung Dewan Serbaguna Spaoh.

"Peserta akan dihibur oleh kesenian khas Spaoh dan menikmati makan malam dan kemudian setelah itu para Peserta akan bermalam di Spaoh," tuturnya.

Etape III atau etape terakhir akan menempuh rute sejauh 214 km yang dimulai dari Spaoh menuju garis Finish di Kuching Waterfront, Kota Kuching, Sarawak-Malaysia dengan target peserta mancanegara sejumlah 300 Peserta.

“Secara menyeluruh, seperti Bersepeda dijantung Borneo III, Peserta tidak hanya berpetualang menikmati keindahan dan kekayaan alam di Jantung Borneo, tetapi juga kesempatan untuk memahami kearifan dan budaya lokal,” urai Roni lagi.

Kegiatan ini didukung penuh oleh WWF Indonesia selama 3 tahun berturut-turut dikarenakan selain untuk mendukung Visit the Heart of Borneo, juga untuk mempromosikan olahraga bersepeda, mengkampanyekan budaya hidup hemat energi, sekaligus mempromosikan potensi wisata, terutama di Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, sebagai salah satu prioritas tujuan wisata di Jantung Borneo.

“Kegiatan ini akan menanamkan konsep Good Event yang diluncurkan oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada awal tahun 2018,” kata Hermas Rintik Maring Koordinator WWF Indonesia Hulu Kapuas Landscape.

Dikatakan Hermas, harapan dimasa mendatang Bersepeda di Jantung Borneo akan berlanjut hingga ke Brunei Darrusalam dan tentunya akan menjadi kalender tahunan yang memiliki standar tinggi dalam terus memperkenalkan Borneo sebagai Jantung dan Paru-paru Dunia.

Terpisah, Pemerintah Kabupaten Kapuas Hulu mendukung penuh kegiatan Bersepeda di Jantung Borneo III. Selain menjadi event tahunan, kegiatan ini merupakan cara untuk memperkenalkan Kapuas Hulu sebagai Jantungnya Kalimantan ke dunia.

“Pemda Kapuas Hulu tentu akan mendukung penuh kegiatan ini. Karena dengan kegiatan ini, kita bisa memperkenalkan budaya, keindahan alam Kapuas Hulu ke kancah dunia,” tutup Bupati Kapuas Hulu Abang Muhammad Nasir.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved