Jumlah Pemotongan Hewan Kurban di Kalbar di Momen Hari Raya Idul Adha

Pemotongan hewan Kurban hingga hari ketiga perayaan hari Idul Adha di Kalimantan Barat mencapai 10.125 ekor.

Jumlah Pemotongan Hewan Kurban di Kalbar di Momen Hari Raya Idul Adha
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/HENDRI CHORNELIUS
Pemotongan hewan kurban di Masjid Agung Sanggau 

Jumlah Pemotongan Hewan Kurban di Kalbar di Momen Hari Raya Idul Adha

PONTIANAK - Pemotongan hewan Kurban hingga hari ketiga perayaan hari Idul Adha di Kalimantan Barat mencapai 10.125 ekor.

Kepala Dinas Pangan, Peternakan dan Kesehatan Hewan (Diswanak) Kalbar, M Munsif mengatakan jumlah pemotongan hewan kurban di Kalimantan Barat mengalami peningkatan sebesar 2,67 persen.

"Peningkatan pemotongan hewan tersebut naik dibandingkan Tahun 2018 mencapai 263 ekor," ujarnya melalui press rilis, Selasa (13/8/2019).

Untuk total pemotongan hewan kurban di Kalbar, dijelaskannya mencapai angka 10.124 ekor yang terdiri dari 5.795 sapi dan 4311 ekor kambing dan 18 domba.

Baca: Sempat Tidak Sehat, Pasca Diguyur Hujan Kualitas Udara Pontianak Jadi Sedang

Baca: ZODIAK HARI INI - Karier Rabu 14 Agustus 2019, Kemenangan Milik TAURUS, LEO Bersikaplah Fleksibel

Baca: Berteman dengan Selebriti Mancanegara, Nikita Mirzani Ternyata Dekat dengan Miyabi & Paris Hilton

"Dari ribuan hewan yang dipotong, Diswanak Kalbar menemukan sebanyak 2,16 persen hewan mengalami cacing hati terutama di 125 ekor sapi," katanya.

Sementara untuk kambing tidak ditemukan cacing hati, sementara kasus ada di Kota Pontianak, Singkawang, Kabupaten Kuburaya, Landak dan Mempawah. Untuk hati sapi yang ditemukan cacing hati diambil tindakan sementara bagian lainnya tidak dikonsumsi.

M Munsif kembali mengatakan pihaknya telah mengambil beberapa langkah preventif salah satunya melalui peningkatan pengawasan terhadap pemasukan sapi, kambing dan domba yang masuk ke Kalbar.

"Semua hewan yang masuk harus bebas dari penyakit hewan menular melalui surat hasil uji laboratorium," ucapnya.

Ia menambahkan selain itu langkah lainnya yang telah dilakukan Diswanak Kalbar adalah telah mengeluarkan surat edaran kewaspadaan zoonis hewan kurban keseluruh 14 Kabupaten/kota.

"Sosialisasi penerapan kesejahteraan hewan terhadap hewan kurban juga sudah kami lakukan," ucapnya.

Bahwa peraturan pemotongan hewan ini, diakuinya sesuai dengan UU Nomor 18 Tahun 2009 mengenai peternakan dan kesehatan hewan khususnya pengawasan pemotongan hewan karena kepentingan keagamaan yaitu Idul Adha.

Penulis: Anggita Putri
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved