Diperkirakan Ratusan Rumah Rusak di Terjang Puting Beliung, Ini Kata Kepala Dusun

Untuk yang penghuni komplek ini (Arafah Residen) itu sekitar 20an, kalau pekerja itu saat itu ramai

Diperkirakan Ratusan Rumah Rusak di Terjang Puting Beliung, Ini Kata Kepala Dusun

KUBU RAYA- Bagian atap Puluhan rumah di jalan Ampera, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten kubu raya terlepas dari rumahnya akibat di terjang angin puting beliung, Selasa (13/8/2019).

Menurut Muhammad Jaiz Kepala Dusun Ampera, Desa Ampera Raya, Kecamatan Sungai Ambawang, memperkirakan bahwa kerusakan akibat terjangan angin puting beliung ini sangat banyak hingga bisa mencapai ratusan rumah, untuk di komplek Arafah Residen yang disinyalir sebagai lokasi terparah menurutnya sudah sebanyak 50 unit rumah.

"Rumah yang rusak di komplek ini ada sekitar 40 rumah, dan ruko ini ada 10 pintu. Selain disini masih ada yang lain cuman saya belum sempat mengecek semuanya,"ungkapnya.

Untuk sementara ini, ia mengungkapkan bahwa belum ada laporan terkait adanya korban jiwa ataupun korban luka pada bencana alam ini.

"Untuk yang penghuni komplek ini (Arafah Residen) itu sekitar 20an, kalau pekerja itu saat itu ramai,"ujarnya.

Muhammad Jaiz mengungkapkan bahwa bencana angin puting beliung sendiri di dusun tersebut sudah kerab terjadi, dan hampir setiap tahun, bahkan ia sendiri mengaku pada tahun 2010 sempat menjadi korban angin puting beliung, yang membuatnya porak - poranda.

Baca: VIDEO: KRI Lemadang Tiba di Pontianak, Begini Proses Penyambutanya

Baca: FOTO: Kedapatan Ngelem, Sembilan Pelajar SMP Diamankan Polisi

"Kalau untuk komplek ini baru kali ini, tapi kalau untuk Desa Ampera ini kemarin tahun 2010 termasuk rumah saya juga kena, yang parah 2 kali, yang terjadi musibah puting beliung hampir setiap tahun,"ungkapnya.

Sementara itu, Kastini, Kasi Kesra Kecamatan Sungai Ambawang juga mengatakan bahwa dari hasil pemantauannya bangunan yang rusak akibat angin puting beliung bisa mencapai ratusan rumah.

Dari hasil pemantauannya sementara, iapun belum mendapatkan laporan adanya korban jiwa maupun korban luka akibat terjangan angin puting beliung ini.

"Saya lihat tadi tidak ada korban, kita juga tanya warga ada Ndak korban jiwa, dan luka sementara ini tidak ada, dan pas kejadian itu orang tau angin, mereka langsung keluar,"tuturnya.

Kendati banyaknya rumah yang rusak akibat angin puting beliung ini, ia menyampaikan pihaknya masih belum bisa memastikan apakah akan membuat tenda pengungsian atau tidak di lokasi.

"Kita lihat situasi dan kondisi, Tapi kayaknya tidak perlu, sepertinya ini masih belum perlu membangun tenda atau apa gitu, tapi data ini akan kita semua kumpulkan,"terangnya.

Penulis: Ferryanto
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved