BMKG: Angin Puting Beliung Yang Menerjang Perumahan di Ambawang Berkecepatan Sekitar 81 km/jam

Berdasarkan Laporan Warga telah terjadi Angin Putting Beliung di wilayah Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

BMKG: Angin Puting Beliung Yang Menerjang Perumahan di Ambawang Berkecepatan Sekitar 81 km/jam
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ANESH VIDUKA
Sejumlah rumah di Jalan Ampera Raya, Komplek Arafah Residence, Kabupaten Kubu Raya ambruk diterpa angin, Selasa (13/8/2019) sore. 

BMKG: Angin Puting Beliung Yang Menerjang Perumahan di Ambawang Berkecepatan Sekitar 81 km/jam

PONTIANAK - Kepala Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak, Erika Mardiyanti  mengatakan,  setelah sekitar 17 hari tidak hujan di Kota Pontianak dan sekitarnya, akhirnya terjadi hujan secara tidak merata di sebagian wilayah Kota Pontianak dan Kubu Raya.

Hujan turun dengan intensitas lebat berdurasi singkat disertai angin kencang berdurasi singkat.

Berdasarkan Laporan Warga telah terjadi Angin Putting Beliung di wilayah Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.

"Berdasarkan data kecepatan angin maksimum di Stasiun Meteorologi Supadio, Stasiun Meteorologi Maritim Pontianak dan Stasiun Klimatologi Mempawah tidak menunjukkan adanya angin kencang," terang  Erika Mardiyanti.

Analisis menggunakan radar cuaca dengan produk PPI Radial Velocity pada elevasi terendah diperoleh kecepatan angin hingga 45 knot (sekitar 81 km/jam) di sekitar lokasi kejadian pada jam 15.29 WIB.

"Kejadian ini bersifat lokal, hanya di wilayah dengan radius yang tidak luas akibat adanya aktifitas awan Cumulonimbus," jelas  Erika Mardiyanti .

Pembentukan awan Cumulonimbus ini diakibatkan konvektif yang kuat/tinggi di sekitar Kota Pontianak.

Saat ini hujan baru turun di sebagian Kabupaten/Kota Kapuas Hulu, Bengkayang, Landak, Sambas, Pontianak dan Kubu Raya.

Baca: Benarkan Penetapan Tersangka Ketua DPRD Ketapang, Ini Penjelasan Ketua DPC PDIP

Baca: FOTO: Rumah Ambruk di Komplek Arafah Residence Ampera Raya

Diprakirakan hujan ke depan akan meluas ke wilayah Kalbar lainnya hingga 1 minggu ke depan dengan intensitas ringan - sedang hingga deras

Sehubungan dengan belum meratanya curah hujan, Stasiun Meteorologi Kelas I Supadio Pontianak tetap menghimbau agar tidak melakukan aktifitas pembakaran hutan dan lahan.

"Diprakirakannya hujan hingga beberapa hari ke depan, maka perlu diwaspadai potensi terjadinya hujan lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat terutama pada siang hingga sore hari,"jelas Erika Mardiyanti.

Penulis: Hamdan Darsani
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved