Bagikan Masker ke SMPN 1 Sekadau Hilir, Aloysius: Kualitas Udara Tidak Sehat

Sambil berjalan masker juga akan dibagikan kepada masyarakat sampai udara kembali normal, kalau dilihat agak siang mulai kabut asap

Bagikan Masker ke SMPN 1 Sekadau Hilir, Aloysius: Kualitas Udara Tidak Sehat
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ TRY JULIANSYAH
Wakil Bupati Sekadau, Aloysius dan Sekda Kabupaten Sekadau, Zakaria membagikan masker di SMP Negeri 1 Sekadau Hilir.  

 Bagikan Masker ke SMPN 1 Sekadau Hilir, Aloysius: Kualitas Udara Tidak Sehat

SEKADAU - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sekadau melakukan pembagian masker. Masker tersebut secara langsung dibagikan oleh Wakil Bupati Sekadau, Aloysius dan Sekda Kabupaten Sekadau, Zakaria di SMP Negeri 1 Sekadau Hilir. 

"Kualitas udara mulai tidak sehat, sehingga Pemda berinisiatif membagikam masker," ujar Aloysius, Selasa (13/8). 

Aloysius mengatakan, hal tersebut merupakan tahap pertama yang dilakukan dengan sasaran anak sekolah dalam kota Sekadau. 

Baca: VIDEO: Hujan Disertai Angin Puting Beliung Porak Porandakan Rumah Warga

Baca: VIDEO: Bagikan 10 Ribu Masker ke Masyarakat, Kepala BPBD Provinsi Kalbar Imbau Warga Tak Bakar Lahan

"Sambil berjalan masker juga akan dibagikan kepada masyarakat sampai udara kembali normal, kalau dilihat agak siang mulai kabut asap," kata Aloysius.

Aloysius mengimbau masyarakat agar menghentikan terlebih dahulu membakar lahan, mengingat, hal itu dapat mempengaruhi kualitas udara. 

"Kita juga berdoa agar di Kabupaten Sekadau turun hujan agar bisa menetralisir udara. Kami juga mengimbau masyarakat untuk mengurangi aktivitas di luar rumah, kalau pun keluar atau berpergian gunakan masker untuk mencegah jangan sampai terjadi ISPA," tuturnya.

Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Sekadau Hilir, Albinus menyambut baik pembagian masker di SMP Negeri 1 Sekadau Hilir. Sejauh ini, pihak sekolah belum membatasi kegiatan ekstra atau olahraga. 

"Sejauh ini belum ada, karena kondisinya masih terang, jadi, dampak asap belum nampak," ujarnya.

Kegiatan belajar mengajar di sekolah diakuinya juga masih normal seperti biasa. Albinus mengatakan, kecuali bila ada situasi yang mengharuskan pihaknya menghentikan kegiatan ekstra di luar kelas. 

"Kalau memang kondisinya tidak memungkinkan, bisa saja menghentikan kegiatan di luar kelas kita akan lakukan demi kesehatan anak-anak," pungkasnya.

Penulis: Try Juliansyah
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved