Prakiraan Cuaca
Peringatan Dini BMKG Pantau 1.124 Titik Panas di Kalbar, Sanggau dan Kapuas Hulu Terbanyak
BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak melansir informasi peta sebaran hotspot Kalbar berdasarkan pengolahan data lapan
Penulis: Hamdan Darsani | Editor: Madrosid
Peringatan Dini BMKG Pantau 1.124 Titik Panas di Kalbar, Sanggau dan Kapuas Hulu Terbanyak
PONTIANAK - BMKG Stasiun Meteorologi Supadio Pontianak melansir informasi peta sebaran titik panas (hotspot) Kalbar berdasarkan pengolahan data lapan yang di update pada (11/8/2019) hingga pukul 07.00 WIB (12/8/2019).
Terdeteksi 1.124 titik panas yang tersebar di sejumlah wilayah Kalbar.
Berikut ini sebaran titik panas di Kalbar.
Baca: Bupati Citra Harap Anggora Paskibra Kayong Utara Latih Diri, Janji Jembatani ke Sekolah Kedinasan
Baca: Bongkar Oleh-oleh Nikita Mirzani Mantan Istri Dipo Latief dari Paris, Netizen:Gaji Saya Seumur Hidup
Baca: Usai Menang dari Aekkawee, Daud Yordan Berencana Naik Ring Lagi Akhir Tahun Ini
* Kabupaten Sambas: 26 Titik
* Kabupaten Mempawah: 65 Titik
* Kabupaten Sanggau: 308 Titik.
* Kabupaten Ketapang: 144 Titik.
* Kabupaten Sintang: 84 Titik
* Kabupaten Kapuas Hulu: 171 titik
* Kabupaten Bengkayang: 62 titik
* Kabupaten Landak: 104 titik
* Kabupaten Sekadau: 19 Titik
* Kabupaten Kayong Utara: 15 Titik
* Kabupaten Melawi: 29 titik.
* Kabupaten Kubu Raya: 90 Titik.
* Kota Pontinak: 6 Titik.
* Kota Singkawang: 1 Titik.
Potensi kemudahan kebakaran hutan dan lahan ditinjau dari analisa parameter cuaca selama seminggu ke depan sebagian besar wilayah Kalbar termasuk dalam kategori Mudah - Sangat mudah.
Di tanggal 15 s/d 17 Agustus sebagian wilayah Kalimantan Barat bagian Utara termasuk dalam kategori Aman - Tidak Mudah.
Jarak pandang mendatar di Bandara Supadio Pontianak secara umum lebih dari 1000, pada tangga 6, 7 dan 8.
Pada 11 Agustus 2019 jarak pandang terendah masing-masing sejauh 700, 800, 700 meter disebabkan oleh polusi
asap.
Gubernur Sutarmidji: Bupati dan Wali Kota Harus Tegas Tangani Karhutla di Daerah Kepemimpinan Masing-masing
Gubernur Kalimantan Barat, Sutarmidji memberikan arahan terkait Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan pada Rapat Kordinasi yang diselenggarakan di Balai Petitih Provinsi Kalbar, senin (12/7/2019).
Gubernur Kalbar, Sutarmidji juga menegaskan bahwa bupati walikota Se- Kalbar harus berani ambil tindakan untuk penanganan Karhutla yang terjadi di daerahnya masing-masing.
Ia mengatakan jika bupati dan walikota tidak berani tegas dalam menangani Karhutla di daerah kepemimpinanya, Midji pastikan dana yang di peruntukan untuk daerah tersebut akan di gunakan untuk penaganan Karhutla.