Jadi Sekolah Percontohan, SDN 03 Pontianak Perkuat Koordinasi Lewat Pemilihan Pengurus Komite

Kepala SDN 03 Pontianak Slamet Supriono menyatakan pemilihan pengurus komite ini dilakukan untuk memaksimalkn koordinasi antara sekolah dan orangtua.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ IIN SHOLIHIN
RAKOR - Rapat koordinasi orangtua siswa, sekolah dan LPMP denga agenda pembentukan komite sekolah SDN 03 Pontianak Selatan, Jl Sulawesi, Sabtu (10/08/2019). 

Jadi Sekolah Percontohan, SDN 03 Pontianak Perkuat Koordinasi Lewat Pemilihan Pengurus Komite

PONTIANAK - Warga besar SDN 03 Pontianak, Jl Sulawesi, Pontianak Selatan menggelar pemilihan ketua dan pengurus komite.

Proses pemilihan digelar di ruang kelas SDN 03 Pontianak, Sabtu (10/08/2019).

Kepala SDN 03 Pontianak Slamet Supriono menyatakan pemilihan pengurus komite ini dilakukan untuk memaksimalkan koordinasi antara sekolah dan orangtua.

"Jadi kalau kepala sekolahnya lambat, komite bisa membantu mendorongnya agar cepat," kata Slamet.

Baca: Orangtua Siswa di Pontianak Resah Sekolah Tak Libur, Khawatir Anak Terserang Penyakit Akibat Asap

Baca: Kabut Asap Pekat di Pontianak, Sekolah Dilurkan atau Tidak, Ini Komentar Pengamat Pendidikan Untan

Baca: Sekolah Tinggi Pembangunan Masyarakat Desa APMD: Memuliakan Desa, Mempersatukan Indonesia

Dijelaskan Slamet, pembentukan komite ini juga untuk mendorong berbagi kegiatan yang akan digelar sekolah seperti saprahan memeriahkan HUT Kota Pontianak, sunatan massal dan beberapa kegiatan lainnya.

Slamet mengatakan, sedianya SDN 03 Pontianak sudah memiliki komite.

Namun hingga saat ini tak begitu aktif dan kepengurusannya sudah cukup lama.

Selain orangtua dan sekolah, kegiatan ini juga melibatkan Widya Iswara Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) , Eti.

Eti mengatan, SDN 03 Pontianak menjadi satu di antara sekolah model di Kota Pontianak.

Sekolah model ini mendapat perhatian dari pemerintah untuk peningkatan mutu.

Peningkatan mutu ini, jelasnya, di antaranya dengan meningkatkan administrasi pengelolaan sekolah.

Pemerintah juga memberikan bantuan dana meski diakuinya tak begitu besar.

SDN 03 Pontianak mendapat tiga tahun berturut-turut sejak 2016, 2017 dan 2018.

"Namun bantuan sangat kecil. Pada tahun pertama Rp 15 juta untuk pengelolaan berupa perangkat sekolah. Tahun berikutnya kembali turun dan tahun 2018 kembali turun," paparnya.

Ia memastikan, bantuan ini tak boleh digunakan untuk pembiayaan fisik.

Dari hasil penilaian pengelolaan administrasi, SDN 03 Pontianak lebih baik dari sekolah lainnya.

Perempuan behijab ini berharap orangtua siswa di SDN 03 Pontianak bisa membantu sekolah meningkatkan mutu pendidikan. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved