Pemkab Targetkan Sistem Kelistrikan di Sanggau Terkoneksi Tahun 2021

Zaenal menambahkan, saat ini PLN sedang mengalami surplus daya. Jadi kalau ada investasi besar misalnya masuk, PLN sudah siap.

Pemkab Targetkan Sistem Kelistrikan di Sanggau Terkoneksi Tahun 2021
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ ISTIMEWA
Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) kabupaten Sanggau, Zaenal 

Pemkab Targetkan Sistem Kelistrikan di Sanggau Terkoneksi Tahun 2021

SANGGAU - Sekretaris Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kabupaten Sanggau, Zaenal menegaskan, Pemkab Kabupaten Sanggau menargetkan sistem kelistrikan di Kabupaten Sanggau akan terkineksi di tahun 2021.

"Dua tahun ke depan mungkin sudah terkoneksi. Gardu induk SUTT 150 Kv Tayan kan sudah beroperasi. Dan itu menghubungkan transmisi dengan gardu induk Ngabang dan Siantan," katanya kemarin.

Dikatakanya, Untuk progres gardu induk SUTT 150 Kv di Kabupaten Sanggau hampir rampung, dengan prosentase di atas 50 persen. Itu dirargetkan selesai tahun 2019.

"Nanti akan ada tambahan transmisi juga dari Tayan ke Sanggau, Sanggau ke Sekadau dan Sanggau ke Balai Karangan. Jadi nanti mau dibangun lagi gardu induk oleh PLN Unit induk pembangunan,"tegasnya.

Ia menjelaskan, Dengan adanya transmisi yang menghubungkan gardu induk antar Kabupaten bahkan antar Provinsi, tentunya sangat berpotensi terjadinya perpindahan ibu kota Jakarta ke Kalimantan.

Baca: Serapan Anggaran Tak Maksimal, APBD Perubahan Capai Rp 6,1 Triliun

Baca: Bunda GenRe Melawi Ajak Tim PKK Kecamatan dan Desa Mensosialisasikan Terkait GenRe

"Nantikan Transmisi dari Tayan akan langsung ke Kalteng. Jadi potensi ibu kota pindah ke Kalimantan itu sangat besar. Karena waktu saya mengikuti diskusi di BPH Migas, itu mereka berencana akan membangun pipa gas sebagai kesiapan energi dalam rangka perpindahan ibu kota, "tuturnya.

"Kalau dari Bontang Kaltim ke Banjarmasin itu sudah dibangun, jadi nanti dari Banjarmasin sampai ke Pontianak, Sambas sampai ke Natuna. Jadi masalah energi ini sudah disiapkan BPH Migas. Listik juga siap karena akan terkoneksi sampai ke Kalteng, Kalsel dan Kaltim, sehingga jika ada gangguan di Sanggau misalnya, dayanya bisa diambil dari tempat lain,"tambahnya.

Zaenal menambahkan, saat ini PLN sedang mengalami surplus daya. Jadi kalau ada investasi besar misalnya masuk, PLN sudah siap.

"Apalagi nanti kalau semua transmisi sudah terkoneksi jadi tidak masalahlah. Saya rasa Sanggau sudah siaplah menerima investasi skala besar,"pungkasnya.

Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved