VIDEO: Tingkatkan Perekaman, Disdukcapil Jemput Bola dan Lakukan Pelayanan Go Digital

Kadisdukcapil Kalbar, Y Anthonius Rawing mengungkapkan jika pihaknya terus gencarkan sosialisasi dan pelayanan go digital

VIDEO: Tingkatkan Perekaman, Disdukcapil Jemput Bola dan Lakukan Pelayanan Go Digital

PONTIANAK – Kadisdukcapil Kalbar, Y Anthonius Rawing mengungkapkan jika pihaknya terus gencarkan sosialisasi dan pelayanan go digital untuk pemaksimalan perekaman KTP-el.

"Untuk mempercepat itu kita melakukan beberapa manuver, salah satunya disampaikan Pak Bupati yakni jemput bola," katanya, Rabu (07/08/2019).

"Kita juga meningkatkan pelayanan dengan melaksanakan pelayanan go digital, bagi masyarakat yang bisa mengakses kita layani dengan secara elektronik, ini untuk mempercepat karena memang masalah identitas warga negara mendapatkan hak melakukan kewajibannya," timpal Rawing.

Baca: Mantan Kekasih Vidi Aldiano Sheila Dara Bongkar Sifat Lucinta Luna Saat Kerja,Tak Sangka Seperti Ini

Baca: Tatap Pilkada Sekadau, Rupinus: Wait and See

Baca: Cerita Sabil Tentang Bola Api yang Membakar Lahan Seluas 250 Hektar di Dusun Telayar

Karena masalah identias, kata dia, paripurna bagi 17 tahun keatas, bahkan dari umur 0-17 tahun identitasnya dilayani dengan bentuk Kartu Identitas Anak (KIA).

"Target kita 100 persen, tapi memang kendala dilapangan menyebabkan pencapaian target agak lambat, untuk Sekadau saja sudah 92 persen mendekati 93 persen, dan sisa 7 persen," jelasnya.

"Kalbar secara umum kurang lebih sama, Kalbar secara umum 91 persen, dan bergerak terus dinamis karena akumulasi dari 14 Kabupaten Kota, ada yang cepat akselerasi perekamannya, ada yang agak melambat, masih kurang 8 persen akan kita kejar tahun ini," ucap dia.

Lebih lanjut dijelaskannya, pihaknya terus jemput bola dan gencarkan sosialisasi supaya kesadaran masyarakat berimbang.

"Masih ada masyarakat kita yang belum sadar pentingnya berKTP, pentingnya beradminduk, sehingga kadang-kadang teman yang jemput bola sampai dilokasi ditargetkan masyarakat banyak, ternyata tidak memberikan respon yang diharapkan, maka perlu adanya juga kesadaran selain daripada ada gerakan Indonesia sadar adminduk yang digencarkan 14 Kabupaten Kota," tukasnya.

Penulis: Ridho Panji Pradana
Editor: Madrosid
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved