Kebakaran Rumah di Singkawang Utara Hebohkan Warga Sekitar, Ini Keterangan Saksi

Beberapa menit kemudian petugas kepolisian dan Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) Kota Singkawang datang untuk memadamkan api.

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Satu unit rumah warga terbakar di Jalan Ratu Sepudak, Kelurahan Sei Garam, Kecamatan Singkawang Utara, Sabtu (3/8/2019) sekitar pukul 11.00 wib 

Kebakaran Rumah di Singkawang Utara Hebohkan Warga Sekitar, Ini Keterangan Saksi

SINGKAWANG - Satu unit rumah warga terbakar di Jalan Ratu Sepudak, Kelurahan Sei Garam, Kecamatan Singkawang Utara, Sabtu (3/8/2019) sekitar pukul 11.00 wib.

"Korban Abdul Basar pemilik Warung Ikawangi. Saat kejadian sedang berada di Sambas," kata Kapolres Singkawang, AKBP Raymond M Masengi melalui Kapolsek Singkawang Utara,  IPTU Sunaryo.

Saksi-saksi yang sedang menjaga warung milik korban di depan rumah korban mendengar ada warga yang teriak kebakaran yang dilihat di belakang rumah milik Abdul Basar.

Setelah melihat ternyata ada asap di dapur belakang rumah, Yusuf (44) satu di antara saksi spontan masuk ke dalam rumah dan melihat api sudah membesar di dapur belakang rumah korban.

Baca: VIDEO: Suasana HUT Tribun Pontianak ke-11 di Hotel Kapuas Palace

Baca: Forum Lalu Lintas Pontianak Serahkan Bantuan Kepada Supardini

 Kemudian Yusuf ingat bahwa di dalam rumah masih ada Pak Aji yaitu ayah mertua dari korban.

"Dan Yusuf langsung memeluk dan memapah Pak Aji untuk keluar rumah," tuturnya.

Setelah membawa Pak Aji keluar rumah, Yusuf melihat api sudah semakin besar dan tidak bisa lagi masuk ke dalam rumah.

Beberapa menit kemudian petugas kepolisian dan Badan Pemadam Kebakaran Swasta (BPKS) Kota Singkawang datang untuk memadamkan api.

Kurang lebih 1 jam api dapat dipadamkan oleh 4 unit mobil BPKS Kota Singkawang. "Kondisi rumah dalam keadaan hangus terbakar," jelasnya.

Dugaan sementara sumber api diperkirakan dari konsleting arus listrik bangunan rumah papan yang dijadikan kamar untuk karyawannya dan di tempati oleh Yusuf.

Istri korban Atie (40) yang merupakan PNS guru SMAN 2 Selakau saat kejadian sedang menjemput kedua anaknya sekolah Biam Gunung Sari dan SD Al-Ikhlas.

"Korban jiwa nihil. Kerugian materil belum bisa diperkirakan karena pemilik rumah masih dalam keadaan syok," ungkapnya. (doi)
 

-- 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved