Citizen Reporter

PA Bersama Pemkab Sanggau dan Kemenag Sanggau Teken MoU Status Hukum Perkawinan dan Kependudukan

memorandum of understanding (MoU) pentingdalam menuntaskan permasalahan pemenuhan dokumen kependudukan ini melalui program Sidang Itsbat Nikah Terpadu

PA Bersama Pemkab Sanggau dan Kemenag Sanggau Teken MoU Status Hukum Perkawinan dan Kependudukan
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Bupati Sanggau, Paolus Hadi saat foto bersama usai penandatanganan MoU bersama PA dan Kemenag Sanggau diruang kerjanya, Kamis (1/8/2019). 

PA Bersama Pemkab Sanggau dan Kemenag Sanggau Teken MoU Status Hukum Perkawinan dan Kependudukan

Citizen Reporter 
M Arief
Kasubag Perencanaan, TI Dan Pelaporan PA Sanggau

SANGGAU - Pengadilan Agama (PA) Bersama Pemkab Sanggau dan Kemenag Sanggau Teken MoU  tentang Pelayanan Terpadu Kepemilikan Status Hukum Perkawinan dan Kependudukan Bagi Masyarakat Kabupaten Sanggau, di ruang kerja Bupati Sanggau, Kamis (1/8/2019).

Dalam sambutannya Ketua Pengadilan Agama (PA) Sanggau  M Toyeb menyampaikan kegiatan sidang terpadu ini merupakan program prioritas Dirjen Badan Peradilan Agama Mahkamah Agung Republik Indonesia dan juga Pelaksanaan Peraturan Mahkamah Agung (PERMA) Nomor 1 Tahun 2015.

"Dengan adanya sidang terpadu yang kali ini akan dilaksanakan di Kecamatan Parindu, maka secara langsung dapat memangkas biaya dan waktu karena Pihak Pengadilan Agama Sanggau langsung datang ke Lokasi, ke tengah masyarakat sehingga masyarakat tidak perlu datang ke Sanggau, "katanya.

Baca: PT Antam UBPB Kalbar Serahkan Bantuan CSR Berupa Bus Sekolah ke Pemkab Sanggau

Baca: PT Antam UBPB Kalbar Serahkan Bantuan CSR Dua Unit Bus Sekolah Kepada Pemkab Sanggau

Ia juga mengatakan, pentingnya untuk membangun kesepahaman atau memorandum of understanding (MoU) dalam menuntaskan permasalahan pemenuhan dokumen kependudukan ini melalui program Sidang Itsbat Nikah Terpadu.

"Program ini diharapkan dapat meminimalisir pasangan nikah yang belum punya buku nikah. Apalagi saat ini, buku nikah begitu penting, terutama untuk pengurusan berbagai keperluan administrasi kependudukan, "jelasnya.

Bupati Sanggau Paolus Hadi dalam sambutannya, sangat mendukung Pelayanan terpadu diwilayahnya karena masih banyak masyarakat di Kabupaten Sanggau  yang tidak mempunyai buku nikah dan Akta Kelahiran sehingga masyarakat sangat terbantu dengan adanya kegiatan tersebut.

Baca: Pemkab Sanggau Terima 52 Mahasiswa Magang 3 dan KKM IKIP PGRI Pontianak

Baca: Pemkab Sanggau Kirim 20 Orang untuk Sekolah di SPP Singkawang, H John Hendri Jelaskan Tujuannya

‘’Sidang Itsbat yang akan dilaksanakan ini untuk membantu masyarakat yang sudah menikah tapi belum memiliki buku Nikah, sehingga kepemilikan status hukum perkawinan dan kependudukan bagi masyarakat kabupaten Sanggau tidak ngambang lagi dan akan tercatat dalam dokumen negara, "ujarnya.

PH sapaan akrabnya menambahkan, setiap pristiwa perkawinan harus tercatat oleh petugas pencatat nikah dan memiliki buku nikah agar tercipta administrasi kependudukan yang tertib.

Halaman
12
Penulis: Hendri Chornelius
Editor: Ishak
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved