Launching Program BPNT, Wakil Bupati Mempawah Ingin Ekonomi Masyarakat Membaik

kualitas, dan harga bantuan pangan, serta mendorong perilaku produktif dan kesempatan menabung bagi mereka

Launching Program BPNT, Wakil Bupati Mempawah Ingin Ekonomi Masyarakat Membaik
TRIBUNPONTIANAK.CO.ID/ISTIMEWA
Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi menyerahkan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) kepada keluarga penerima manfaat (KPM) di Dusun Palawija, Desa Wajok Hilir, Kecamatan Siantan. 

Launching Program BPNT, Wakil Bupati Mempawah Ingin Ekonomi Masyarakat Membaik

MEMPAWAH - Ratusan warga Dusun Palawija, Desa Wajok Hilir, Kecamatan Siantan, Kabupaten Mempawah, mengikuti launching program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang merupakan rangkaian kegiatan Gema Bina Bangun Desa (GBBD) dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati Mempawah, Muhammad Pagi.

"Pelaksanaan pembangunan dipandang perlu untuk menempatkan masyarakat kurang mampu sebagai pekaku utama pembangunan dengan menekankan pada strategi meningkatkan efektifitas dan ketepatan sasaran program pengentasan kemiskinan," ujarnya, belum lama ini.

Muhammad Pagi mengatakan, pemerintah daerah (Pemda) terus berkomitmen dalam menanggulangi kemiskinan, dan mengurangi kesenjangan sosial, dengan melaksanakan berbagai program peningkatan perekonomian, pelayanan kesehatan, pemenuhan kebutuhan dasar yang tujuannya meningkatkan perekonomian masyarakat.

Baca: Cegah Stunting, Pemerintah Kampanye Lintas Sektor

Baca: Targetkan Mall Pelayanan Publik Beroperasi Tahun 2019

Salah satunya adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), yang dirilis sebagai upaya untuk menyalurkan bantuan pangan yang selama ini melalui program beras sejahtera (Rastra) agar lebih tepat sasaran, tepat jumlah, dan tepat waktu, serta diharapkan mampu meningkatkan ekonomi masyarakat dengan memberdayakan pedagang kios, warung atau toko yang melayani transaksi elektronik yakni E-warung.

"Penyaluran BPNT di Kabupaten Mempawah ditujukan kepada 10.888 KPM melalui 45 E-warung, dan dari sisi penerima manfaatnya dapat memberikan keleluasaan untuk memilih jenis, kualitas, dan harga bantuan pangan, serta mendorong perilaku produktif dan kesempatan menabung bagi mereka," paparnya.

Terakhir, Muhammad Pagi berharap kepada seluruh unsur pelaksana program BPNT agar bahan pangan yang disediakan oleh E-warung harus berkualitas bagus dan layak konsumsi bagi KPM.

Penulis: Ya'M Nurul Anshory
Editor: Jamadin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved